Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penerbangan di Yogya, Solo, dan Semarang Ditunda Akibat Abu Merapi

Sejumlah penerbangan di bandara Yogyakarta, Solo, dan Semarang atau ditunda akibat dampak hujan abu dari erupsi Gunung Merapi yang terjadi Jumat (1/6/2018) pukul 08.20 WIB.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 01 Juni 2018  |  20:01 WIB
Penerbangan di Yogya, Solo, dan Semarang Ditunda Akibat Abu Merapi
Kepulan asap akibat erupsi Gunung Merapi terlihat dari kejauhan Jumat (1/6/2018) petang. Debu yang disebabkan erupsi gunung tersebut membuat sejumlah penerbangan dari dan ke Yogyakarta, Solo, dan Semarang terpaksa ditunda. - Yanita Petriella
Bagikan

Bisnis.com, SOLO — Sejumlah penerbangan di bandara Yogyakarta, Solo, dan Semarang atau ditunda akibat dampak hujan abu dari erupsi Gunung Merapi yang terjadi Jumat (1/6/2018) pukul 08.20 WIB.

Petugas Aviation Security Bandara Adi Sumarmo Boyolali Poniman mengatakan bahwa saat ini bandara ditutup sampai ada pemberitahuan lebih lanjut dari petugas.

"Semarang dan Jogja lebih parah abunya. Bandara di sana juga ditutup. Kalau sudah clear dan bagus di-open lagi," ujarnya saat ditemui di ruang tunggu Bandara Adi Sumarmo, Jumat (1/6/2018) sore.

Penerbangan yang ditunda di Bandara Adi Sumarmo yakni maskapai Batik Air dan Citilink yang menuju ke Jakarta.

"Tadi yang Batik Air, kru sudah siap dan mereka kaget enggak diperbolehkan berangkat karena di atas banyak abu. Lalu yang Citilink dari Jakarta, muter di atas sekali lalu diminta balik ke Jakarta karena enggak bisa mendarat," kata Poniman.

Erupsi Gunung Merapi tadi pagi terjadi selama 2 menit dan amplitudo maksimum 77 mm yang memunculkan kolom setinggi 6.000 meter—7.000 meter. Kemudian arah angin menuju ke barat laut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penerbangan gunung merapi
Editor : Zufrizal
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top