Begini Ramalan Bos Star Home Soal Properti di Dunia Maya

Kehadiran Internet telah membuat pola kehidupan jadi berubah total, karena jika sebelumnya seseorang melakukan segala sesuatu secara manual, Internet membuat masyarakat dapat mencari apapun hanya lewat layar ponsel pintarnya.
Yusuf Waluyo Jati | 29 Mei 2018 20:09 WIB
Ilustrasi / Proyek kompleks perumahan.

Bisnis.com, JAKARTA - Kehadiran Internet telah membuat pola kehidupan jadi berubah total, karena jika sebelumnya seseorang melakukan segala sesuatu secara manual, Internet membuat masyarakat dapat mencari apapun hanya lewat layar ponsel pintarnya. Termasuk ketika mencari properti seperti rumah atau apartemen.

CEO Star Home Andrew Alexander mengatakan, berbeda dengan zaman dulu, ketika orang hendak mencari rumah atau apartemen, mereka harus melihat iklan di media konvensional atau bertanya-tanya kepada orang terdekat.

"Namun sekarang kondisinya sudah berubah. Orang bisa melakukan survei awal terhadap sebuah bangunan hanya dengan menggunakan jarinya," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima, Selasa (29/5/2018).

Menurutnya, pola inilah yang sedang berkembang di dunia properti saat ini. Kalau dulu, sales properti harus membawa-bawa brosur dan menawarkan dari pintu ke pintu, sekarang mereka menjual lewat digital marketing.

"Para sales tak perlu banyak membuang waktu si calon pembelinya. Malah sekarang pembelinya bisa datang sendiri, karena sebagian besar calon pembeli rumah atau apartemen mencari referensi lewat dunia maya," ucapnya.

Andrew meramalkan bahwa ke depan, 100% calon pembeli properti akan memanfaatkan dunia maya sebagai sumber referensi nomor wahid saat mencari properti.

“Ke depan tak hanya mencari, menjual, tetapi membeli properti pun bisa dilakukan hanya dengan menggunakan jari-jari di layar ponsel," tuturnya.

Berdasarkan pemikiran itulah, lanjutnya, Star Home mencoba menjadi portal referensi properti yang diharapkan dapat meraup kepercayaan publik. Pihaknya tengah menyiapkan kehadiran sebuah aplikasi yang akan membantu sales, bahkan orang awam untuk mengontrol transaksi.

"Kami menawarkan penjualan properti dengan apps yang inovatif, sehingga nanti sales dan klien bisa menggunakan apps terbaru dalam jual beli properti. Ini akan membuat jual-beli properti akan terasa lebih mudah dan menyenangkan,” katanya.

Dia juga menyatakan bahwa tak hanya menawarkan apps canggih, pihaknya juga menjamin bahwa seluruh produk properti yang ditawarkan Star Home adalah jenis properti pilihan yang telah disesuaikan dengan keinginan pasar.

“Sebelum menawarkan properti tersebut, kami melakukan riset sehingga sejak beberapa tahun ini kami mendapat kepercayaan konsumen yang akan membeli ataupun pengembang apartemen yang hendak memasarkan produknya,” tutur Andrew.

CEO Bewei Digital Hanny Setiawan memprediksi tren penggunaan Internet dalam beberapa tahun belakangan di masyarakat modern memang terus berkembang. Ini pula yang membuat orang punya kebiasaan mencari hunian lewat dunia maya.

“Kalau beberapa tahun lalu, jumlah pencari properti lewat internet hanya di kisaran 20%--30%, sekarang jumlahnya melonjak jadi 95%. Kini orang cenderung menggunakan mesin pencarian Google untuk segala kebutuhannya,” cetusnya.

Hanny menyatakan dari pencarian lewat online itulah, kemudian konsumen yang berniat untuk membeli mencari informasi lebih jauh dengan menyurvei lokasi. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
properti, internet, perumahan

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top