Berkah Usaha Fesyen Muslim

Indonesia dikenal dengan populasi muslim yang besar. Tak ayal, kebutuhan untuk busana muslim dapat dilihat sebagai peluang bisnis yang menarik untuk digarap.
Agne Yasa | 28 Mei 2018 00:39 WIB
Ilustrasi-Koleksi busana muslim rancangan Ria Miranda di Indonesia Fashion Week 2016 - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia dikenal dengan populasi muslim yang besar. Tak ayal, kebutuhan untuk busana muslim dapat dilihat sebagai peluang bisnis yang menarik untuk digarap.

Mulai dari hijab, pakaian, hingga aksesoris pelengkap bergaya muslim terus berkembang di Tanah Air.

Indonesia Fashion Chamber mengatakan mayoritas dari 200 pelaku usaha fesyen yang merupakan anggotanya juga menggarap busana produk pakaian muslim.

Bahkan, Global Islamic Economy memprediksi pertumbuhan pasar fashion muslim dunia pada 2020 akan mencapai US$327 miliar.

State of the Global Islami Economies juga memprediksi industri halal dunia akan tumbuh melebihi US$1 triliun.

Di level usaha mikro dan kecil, geliat usaha fesyen muslim juga mulai marak. Apalagi dengan berkembangnya pasar daring atau online. Modal yang digunakan untuk membuka toko relatif lebih terjangkau.

Namun, menekuni bisnis fesyen muslim bukan berarti tidak ada tantangan. Persaingan yang ketat dan harga yang kompetitif menuntut inovasi dari para pelaku usahanya agar bisa naik kelas dan meningkatkan kapasitasnya.

Di momentum Ramadan dan Idulfitri, kebutuhan sandang menjadi salah satu yang meningkat di kalangan masyarakat Indonesia.

Di sini, para pelaku usaha bisnis fesyen muslim dapat dikatakan memasuki masa panen penjualan, termasuk yang berjualan lewat pasar daring yang mencatat kenaikan penjualan berkali lipat.

Berikut ini inspirasi bisnis dari Maxi Ayana Bordir yang menjual produk gamis perempuan dan Hidayat_Hijabstore yang menjual produk hijab.

Tag : fesyen
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top