PERJANJIAN DAGANG NAFTA: Perundingan Masih Jauh dari Kata Sepakat

"Negara-negara NAFTA masih jauh dari kata sepakat," ungkap Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters, merujuk pada "perbedaan yang" pada sejumlah masalah, termasuk kekayaan intelektual, akses pertanian, tenaga kerja dan energi.
Aprianto Cahyo Nugroho | 18 Mei 2018 07:47 WIB
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berbicara kepada Economic Club of New York di New York, AS, 17 Mei 2018. - Reuters/Lucas Jackson

Bisnis.com, JAKARTA--Pejabat perdagangan AS pada Kamis (17/5/2018) menurunkan prospek terobosan dalam pembicaraan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) beberapa jam setelah perdana menteri Kanada memberikan komentar positif.

"Negara-negara NAFTA masih jauh dari kata sepakat," ungkap Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters, merujuk pada "perbedaan yang" pada sejumlah masalah, termasuk kekayaan intelektual, akses pertanian, tenaga kerja dan energi.

Lighthizer mengatakan dia akan terus berupaya mencari kesepakatan terbaik bagi para petani, peternak, pekerja, dan pebisnis dari Amerika Serikat/

Masa depan pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada terombang-ambing saat tenggat waktu Kamis dilewatkan untuk menghadirkan anggota parlemen AS dengan perjanjian NAFTA yang diperbarui setelah dorongan untuk mencapai kesepakatan dalam beberapa minggu terakhir.

Tidak ada reaksi langsung terhadap komentar Lighthizer dari kantor Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan Menteri Luar Negeri Chrystia Freeland.

Para pejabat AS mengatakan negosiasi perlu segera diselesaikan untuk memberikan waktu bagi Kongres saat ini untuk memberikan suara pada rancangan perjanjian terbaru.

Sebelumnya pada Kamis, Trudeau mengatakan dia merasa positif terhadap pembicaraan untuk mencapai kesepakatan NAFTA, sementara seorang pejabat Meksiko mencatat kesepakatan mungkin bisa dicapai pada akhir Mei.

"Sejujurnya, kita sampai pada titik di mana ada kesepakatan bagus yang akan dibahas," kata Trudeau kepada Economic Club of New York. "Itu sampai ke percakapan terakhir. Saya merasa positif tentang perjanjian ini, tapi saya akan terus berupaya hingga selesai."

Freeland pergi ke Washington pada hari Kamis untuk pertemuan internal dengan para pejabat tenaga kerja dan perwakilan dari Kamar Dagang AS, seorang juru bicara mengatakan.

Sementara itu, tim negosiasi teknis Meksiko sedang berada di Washington, namun tanggal pertemuan tingkat menteri NAFTA berikutnya dengan Amerika Serikat dan Kanada masih belum ditentukan.

Menteri ekonomi Meksiko, Ildefonso Guajardo, mengatakan kesepakatan bisa dicapai pada akhir Mei, tetapi menambahkan bahwa jika tidak ada kesepakatan yang dicapai, perundingan bisa melampaui pemilihan presiden Meksiko 1 Juli mendatang.

Untuk itu, AS dan Meksiko harus mengakhiri kebuntuan atas tuntutan AS untuk menaikkan upah di sektor otomotif dan meningkatkan konten mobil AS yang dibuat di tiga negara NAFTA.

Tag : NAFTA
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top