Pedagang Online Busan Muslim Raih Banyak Untung Saat Ramadan

Pedagang daring (online) produk fesyen muslim mencatat kenaikan penjualan jelang Ramadan 2018.
Agne Yasa | 15 Mei 2018 20:10 WIB
Pengunjung berbelanja di toko busana muslim, di Jakarta, Rabu (7/3/2018). - REUTERS/Willy Kurniawan
Bisnis.com, JAKARTA -- Pedagang daring (online) produk fesyen muslim mencatat kenaikan penjualan jelang Ramadan 2018. 
 
Ryan Hidayat pemilik Hidayat_Hijabstore mengatakan toko daring miliknya di platform dagang-el mencatat kenaikan penjualan sejak awal tahun untuk produk kerudung. 
 
"Awal bulan ini [Mei 2018] sudah naik," ujarnya ditemui di tempat penyimpanan produknya di kawasan Cilincing, Jakarta pada Selasa (15/5/2018). 
 
Ryan mengungkapkan pada Ramadan 2017 toko daringnya mencatat kenaikan penjualan hingga 2-3 kali lipat dimana pada hari biasa pihaknya mampu mengirimkan 60 paket per hari dan pada Ramadan bisa 100 paket per hari. 
 
"Tahun lalu puncaknya 2 minggu sebelum Lebaran. Target Ramadan 2018, empat kali lipat [peningkatan penjualan]," ujarnya. 
 
Dia mengatakan jika untuk periode di luar Ramadan pihaknya mampu menjual 1.500 item dan 6.000 item. Untuk Ramadan, pihaknya menambah stok.
 
"Stok Ramadan ada 15.000 pieces, dengan kisaran harga hijab Rp17.000-Rp55.000," ujarnya. 
 
Dia mengungkapkan omzet rata-rata per bulan dari toko hijab ini yaitu Rp100 juta. 
 
Untuk mendongkrak penjualan, dia juga memberikan potongan harga dan promosi lainnya selama Ramadan. 
 
"Ada diskon sekarang 20%, nanti 50% dan buy one get one," ujarnya. 
 
Hidayat_Hijabstore  memiliki 60% pelanggan di luar Pulau Jawa. Beberapa pelanggan juga adalah yang menjual ulang (reseller). 
 
"Pelanggan dari luar Jawa seperti Aceh, Sulawesi, Makassar. Sekali order, bisa 400-500 pieces untuk dijual. Kalau yabg untuk dipakai sendiri belinya 3-5 pieces," katanya. 
 
Selain hijab, pihaknya juga menjual baju koko dan celana sarung dengan harga mulai dari Rp80.000. 
 
Sementara itu, Wilma Inggriani Wijaya yang memiliki bisnis fesyen muslim untuk baju gamis perempuan. Dia mencatat terjadi peningkatan penjualan toko daring Maxi Ayana Bordir di platform dagang-el Shopee. 
 
"Peningkatan bisa 3-4 kali lipat. Hari biasa 20-25 paket,  mau Ramadan ini bisa 150 paket," katanya. 
 
Pengalamannya dari Ramadan tahun lalu, periode 3 pekan hingga 1 pekan menjelang Idulfitri menjadi momentum puncak orang berbelanja di toko daringnya. 
 
"Tahun lalu, penjualan satu hari bisa 300 paket. [Tahun ini] harapannya bisa lebih," ujarnya. 
 
Dia mengatakan untuk satu produk,biasanya keuntungan yang diambil tidak besar agar harga masih kompetitif. Selain itu, dia juga bermitra dengan konveksi agar bisa memproduksi dalam skala besar. 
 
"Harga produk mulai dari Rp100.000-Rp150.000. Keuntungan ambil Rp4.000 sampai Rp15.000.  Bisa Rp50 juta sebulan [periode biasa], Ramadan bisa lebih tinggi," katanya. 
 
Dia mengatakan untuk Ramadan, tokonya akan menyiapkan 2.000 item gamis untuk memenuhi permintaan pelanggan yang meningkat. 
 
"Konsumennya banyak dari luar Jawa, dari Kalimantan banyak," katanya. 
 

 

Tag : e-commerce
Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top