Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dihadiri PM China Li Keqiang, Wapres Jusuf Kalla Buka Indonesia-China Business Summit

Acara tersebut dihadiri oleh Perdana Menteri China Li Keqiang dan perwakilan pengusaha dari Negeri Tirai Bambu
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 07 Mei 2018  |  20:36 WIB
Perdana Menteri China Li Keqiang - Reuters
Perdana Menteri China Li Keqiang - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka acara Indonesia-China Business Summit 2018.

Acara tersebut dihadiri oleh Perdana Menteri China Li Keqiang dan perwakilan pengusaha dari Negeri Tirai Bambu.

Dalam pidato pembukaan, Wapres Kalla mengatakan bahwa secara umum hubungan bilateral kedua negara terus meningkat.

"Tiongkok merupakan salah satu mitra dagang terbesar Indonesia. Nilainya saat ini mencapai lebih dari US$60 miliar. Naik dari sebelumnya US$48 miliar," katanya di Hotel Shangri-La Jakarta, Senin (7/5/2018).

Dia menambahkan dalam hal investasi, China merupakan investor terbesar ketiga dengan total investasi  US$3,3 miliar dalam 1977 proyek. Jumlah ini tidak termasuk Hong Kong.

Perlu dicatat, investasi dari China mengalami peningkatan cukup signifikan dalam tiga tahun terakhir. Menurutnya, Investasi Tiongkok di Indonesia tumbuh besa sehingga kondisi berbisnis menjadi sehat dan menguntungkan.

"Saya ingin kedua negara menjajaki peluang kerja sama. Ada upaya menindaklanjuti proyek bisnis konkret dan saling menguntungkan. Sekarang waktu yang tepat untuk berinvestasi," paparnya.

Acara Indonesia-China Business Summit merupakan bagian dari kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang ke Indonesia yang membawa misi penguatan hubungan bilateral, khususnya sektor ekonomi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china jusuf kalla li keqiang
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top