Pengemudi Ojek Online Lakukan Sweeping, Penumpang Resah

Tindakan pencegatan dilakukan sejumlah pengemudi ojek online yang berunjuk rasa menuntut kenaikan tarif. Akibatnya, perjalanan penumpang yang menggunakan jasa ojek online justru jadi terganggu.
Sholahuddin Al Ayyubi | 23 April 2018 12:51 WIB
Ilustrasi: Demonstrasi pengemudi ojek online - JIBI/Feni Freycinetia Fitriani

Bisnis.com, JAKARTA - Tindakan pencegatan dilakukan sejumlah pengemudi ojek online yang berunjuk rasa menuntut kenaikan tarif. Akibatnya, perjalanan penumpang yang menggunakan jasa ojek online justru jadi terganggu.

Puluhan pengemudi ojek online hari ini melakukan aksi unjuk rasa ke Gedung DPR. Namun, aksi mereka menuntut kenaikan tarif menjadi Rp4000 per kilometer ternyata membuat penumpang marah. Pasalnya, ojek online yang mereka gunakan terkena sweeping pengunjuk rasa dan penumpang pun dipaksa turun di tengah jalan.

Salah satu penumpang yang terkena sweeping ojek online, Tosiani mengaku dirinya telah diturunkan di sekitaran Slipi, Jakarta Barat saat berangkat menuju kantor. Menurut Tosiani, ojek online yang ditumpanginya itu telah terkena sweeping, dipaksa berhenti dan dipaksa menurunkan dirinya di tengah jalan, saat hujan turun deras di wilayah tersebut.

"Iya benar mas, saya tadi disuruh turun sama ojek online yang mau demo. Mereka sweeping semua ojek online yang sedang membawa penumpang," tuturnya kepada Bisnis, Senin (23/4/2018).

Dia mengaku kecewa karena diturunkan di tengah jalan oleh puluhan pengemudi ojek online yang sedang melakukan aksi menuntut kenaikan tarif per kilometer. Dia menyarankan agar ke depan kejadian serupa tidak lagi terjadi, karena para penumpang dirugikan akibat sweeping tersebut.

"Tadi saya lihat tidak cuma saya saja yang diturunkan, tapi ada juga penumpang lain. Mudah-mudahan ke depan ojek online tidak lagi main sweeping sembarangan," katanya.

Tak hanya penumpang, pengemudi ojek online yang memilih tidak ikut aksi juga terkena getahnya. Seorang pengemudi ojek online di kawasan KH. Mas Mansyur, menuturkan hal serupa.

"Tadi saya pas bawa penumpang disetop, dan penumpangnya dipaksa turun," ujar pengemudi ojek yang terpaksa hari ini tidak menggunakan helm dan perlengkapan yang menunjukkan identitas dirinya sebagai pengemudi ojek tertentu.

Dia mengaku memilih tidak mengikuti aksi karena memiliki kebutuhan untuk mencari penghasilan. "Kalau ikut aksi, saya gak dapet uang dong," ujarnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ojek online

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top