Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Di Jakarta, Butuh 3 Menit untuk Tempuh 1 Kilometer

Jakarta adalah kota termacet keempat sedunia dengan kemacetan terparah pukul 5 sore.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 28 Maret 2018  |  18:28 WIB
Kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Casablanca Raya, Tebet, Jakarta, Jumat (12/1). - ANTARA/Aprillio Akbar
Kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Casablanca Raya, Tebet, Jakarta, Jumat (12/1). - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA — Jakarta adalah kota termacet keempat sedunia. Status ini berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Waze. Platform peta digital ini menyebut rata-rata waktu tempuh di Jakarta adalah 3 menit untuk jarak 1 kilometer.

Sementara itu, Manila menjadi kota termacet di dunia dengan rata-rata waktu tempuh 4 menit untuk 1 kilometer, diikuti Bogota dan Sao Paulo.

Country Manager Waze Indonesia Marlin R. Siahaan menyebut waktu termacet adalah sekitar pukul 5 sore. Selain itu, rata-rata waktu macet terparah adalah akhir pekan terutama hari Sabtu.

“Saat weekend lebih banyak yang berkendara ,” ujar Marlin dalam acara WazeTalks di Jakarta, Rabu (28/3/2018).

Saat ini,menurut Marlin, ada sekitar 3,9 juta pengguna Waze di Indonesia dan separuhnya merupakan pengguna yang berasal dari Jakarta dan sekitarnya. Sepanjang 2017, pengguna Waze Indonesia 2,3 milliar kilometer. 

Adapun tempat favorit yang dikunjungi orang Jakarta berturut-turut adalah kedai kopi, restoran cepat saji, SPBU, hotel, pusat perbelanjaan, dan swalayan.

Data-data ini dirilis Waze bertepatan dengan perkenalan kampanye Waze for Brands. Menurut Waze APAC Regional Manager KK Kumar, Waze for Brands merupakan bentuk kemudahan akses informasi bagi pengguna untuk mengetahui brand pilihan mereka.

"Kami ingin terlibat dengan mobilitas urban yang lebih dari sekedar navigasi," katanya. 

Kumar mengatakan saat ini Waze for Brands telah beroperasi di berbagai negara termasuk Malaysia, Singapura, dan Filipina. Di Indonesia, Waze akan bekerja sama dengan berbagai brand otomotif, bahan bakar, dan ritel.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

macet
Editor : Demis Rizky Gosta
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top