Adaro Caplok 80% Tambang Rio Tinto

PT Adaro Energy Tbk bersama EMR Capital telah menandatangani perjanjian mengikat untuk mengakuisisi 80% saham Rio Tinto di tambang batu bara kokas Kestrel.
Denis Riantiza Meilanova | 28 Maret 2018 20:30 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) menyerahkan piagam penghargaan wajib pajak kepada Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk Garibaldi Thohir, di Jakarta, Selasa (13/3/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - PT Adaro Energy Tbk. bersama EMR Capital telah menandatangani perjanjian mengikat untuk mengakuisisi 80% saham Rio Tinto di tambang batu bara kokas Kestrel. 

Melalui laman resminya, Adaro mengumumkan  nilai total konsiderasi akuisisi tersebut mencapai US$2,25 miliar.

Tambang Kestrel terletak di Cekungan Bowen, salah satu wilayah utama batubara metalurgi di dunia. Kestrel memproduksi batubara kokas keras sebesar 4,25 juta ton (berdasarkan kepemilikan 100%) pada 2017.

Per 31 Desember 2017, cadangan yang dapat di pasarkan diperkirakan mencapai 146 juta ton serta sumber daya sebesar 241 juta ton.

Rencananya, Adaro dan EMR akan bersama-sama mengelola dan mengoperasikan Kestrel.

"Adaro dan EMR akan bersama-sama mengelola dan mengoperasikan Kestrel dengan memanfaatkan pengalaman EMR dalam mengakuisisi dan menjalankan operasional penambangan serta keahlian perseroan sebagai produsen batu bara yang berpengalaman," ujar Sekretaris Perusahaan Adaro Mahardika Putranto, dikutip dari laman resmi Adaro, Rabu (28/3/2018).

Tag : adaro
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top