Manajemen Gojek Janji Dengarkan Aspirasi Driver

Manajemen Gojek berjani mendengarkan aspirasi dari mitra pengemudi dan menghindari praktik predatory pricing.
Rio Sandy Pradana | 27 Maret 2018 21:19 WIB
Demonstrasi pengemudi ojek online (ojol), Gojek-Grab, di depan Istana Presiden, Selasa (27/3/2018). - JIBI/Feni Freycinetia Fitriani

Bisnis.com, JAKARTA – Manajemen Gojek berjani mendengarkan aspirasi dari mitra pengemudi dan menghindari praktik predatory pricing.

Public Relations Manager Gojek Rindu Ragilia mengaku menghormati penyampaian aspirasi oleh mitra pengemudi kepada pemerintah. Mitra driver merupakan bagian dari komunitas dan berupaya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan mereka.

"Kami juga mendengarkan aspirasi mitra dan konsumen, karena percaya kepentingan dan kebutuhan kedua pihak ini harus terus dijaga. Selain itu, kami selalu menjunjung tinggi persaingan usaha sehatuntuk menghindari predatory pricing," ujarnya dalam pesan singkat pada Selasa (27/3/2018).

Rindu menjelaskan bonus dan insentif yang diberikan selama ini kepada mitra pengemudi merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja yang baik.

Pihaknya menuturkan upaya untuk mendukung peningkatan kesejahteraan mitra diwujudkan dalam berbagai program manfaat yang memungkinkan mitra driver memiliki akses ke berbagai layanan dan jasa keuangan, mulai dari tabungan, asuransi, jaminan sosial, KPR, cicilan terjangkau, serta tabungan umrah dan haji.

Selain itu, salah satu perusahaan aplikator ojek daring ini memberikan diskon kebutuhan sehari-hari serta akses wirausaha bagi mitra pengemudinya.

"Tujuan kami menjembatani mitra dengan berbagai layanan ini adalah agar kesejahteraan mitra bisa bersifat berkelanjutan. Program manfaat ini akan terus kami perluas agar mitra semakin punya kesempatan untuk makin sejahtera," ujarnya.

Tag : Gojek, jasa angkutan online
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top