Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemenag Cabut Izin Operasional Empat Biro Umrah

Kementerian Agama mencabut izin operasional empat Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) bermasalah karena terbukti menelantarkan calon jemaah.
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 27 Maret 2018  |  17:01 WIB
Korban kasus penipuan dana umroh First Travel melakukan audiensi kepada perwakilan Komisi VIII DPR dan Fraksi PPP di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (18/8). - ANTARA/Reno Esnir
Korban kasus penipuan dana umroh First Travel melakukan audiensi kepada perwakilan Komisi VIII DPR dan Fraksi PPP di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (18/8). - ANTARA/Reno Esnir

Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Agama mencabut izin operasional empat Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) bermasalah karena terbukti menelantarkan calon jemaah.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama Nizar Ali memaparkan, keempat PPIU tersebut adalah PT Amanah Bersama Ummat (ABU Tours) yang berdomisili di Makassar, Solusi Balad Lumampah (SBL) di Bandung, MUstaqbal Prima Wisata di Cirebon, dan Interculture Tourindo di Jakarta.

“Alasannya bermacam-macam, seperti misalnya Abu Tours, SBL dan Mustaqbal Prima Wisata Cirebon dicabut karena tidak memenuhi syarat, gagal memebrangkatkan jemaah sampai berkali-kali,” ujarnya di Kementerian Agama, Selasa (27/3/2018).

Dia menambahkan, sementara Interculture Tourindo Jakarta dianggap sudah tidak memenuhi kemampuan finansial sebagai PIPIU setelah bank garansinya disita oleh pihak Kepolisian RI terkait kasus First Travel. Interculturae Tourindo diketahui adalah PPIU yang berafiliasi dengan First Travel.

“SK pencabutan telah disampaikan kepada masing-masing pihak melalui Kanwil Kemenag setempat,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dalam menangani kasus PPIU bermasalah, Kemenag memiliki wewenang dalam hal adminstratif. Sementara untuk proses hukumnya menjadi wewenang Kepolisian RI.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

First Travel
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top