Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Siap Bertransformasi, Air Asia Fokus Pada Pengembangan Digital

Air Asia berniat mentransformasi maskapai penerbangan itu menjadi perusahaan yang fokus pada pengembangan digital.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 23 Maret 2018  |  15:21 WIB
Seorang anak memperhatikan sejumlah pesawat yang tengah parkir di Bandara Intenasional Changi di Singapura - Reuters/Edgar Su
Seorang anak memperhatikan sejumlah pesawat yang tengah parkir di Bandara Intenasional Changi di Singapura - Reuters/Edgar Su

Bisnis.com, JAKARTA -- Air Asia berniat mentransformasi maskapai penerbangan itu menjadi perusahaan yang fokus pada pengembangan digital.

CEO Air Asia Tony Fernandes mengatakan perusahaannya sedang berkembang ke berbagai sektor. Maskapai asal Malaysia itu sedang membangun perusahaan sistem pembayaran, perusahaan logistik, merek makanan dan minuman (mamin), serta program loyalitas.

"Aset terbesar kami adalah data. Kami akan memonetisasi data itu melalui berbagai joint venture (JV) di tiga sektor," ungkapnya dalam wawancara dengan Reuters, yang dikutip Bisnis, Jumat (23/3/2018).

Strategi ini termasuk mengubah program loyalitasnya menjadi sebuah mata uang melalui Initial Coin Offering (ICO), membangun bisnis logistik yang lebih besar, dan mengembangkan konten yang ditawarkannya.

Dengan memanfaatkan data dari lebih 65 juta penumpangnya, Air Asia berupaya lebih maju dibandingkan maskapai budget regional lainnya seperti Lion Group dari Indonesia dan Cebu Pacific dari Filipina. Air Asia juga akan berhadapan langsung dengan Singapore Airlines, yang sedang berinvestasi besar di teknologi digital.

Maskapai ini memiliki anak usaha di Indonesia, Thailand, Filipina, India, dan Jepang. Dalam waktu dekat, perusahaan juga akan masuk ke Vietnam dan China.

Aireen Omar, mantan CEO yang sekarang menjadi deputi grup CEO, memimpin bisnis non maskapai. Lini ini nantinya akan mempersiapkan diri untuk listing di bursa AS.

Secara keseluruhan, perusahaan memperkirakan bisnis digitalnya akan menyumbang pendapatan sebesar 7,6% pada tahun ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

air asia

Sumber : Reuters

Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top