Direksi JICT Apresiasi Dukungan Karyawan atas Perpanjangan Kontrak

Manajemen PT Jakarta International Container Terminal (JICT) mengapresiasi dukungan Serikat Karyawan atas perpanjangan kontrak pengelolaan JICT oleh PT Pelabuhan Indonesia II (IPC) dan Hutchison Port Holding.
Akhmad Mabrori | 23 Maret 2018 11:49 WIB
Jakarta International Container Terminal (JICT) di Tanjung Priok, Jakarta - Reuters/Beawiharta

Bisnis.com, JAKARTA – Manajemen PT Jakarta International Container Terminal (JICT) mengapresiasi dukungan Serikat Karyawan atas  perpanjangan kontrak pengelolaan JICT  oleh PT Pelabuhan Indonesia II (IPC)  dan Hutchison Port Holding.

Wakil Direktur Utama PT JICT Riza Erivan mengatakan Direksi JICT menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas adanya sikap Serikat Karyawan JICT itu, guna menciptakan iklim bisnis yang lebih kondusif serta meningkatkan performance JICT kepada seluruh customer dan pengguna jasa.

"Ya, tentunya kami sangat mengapresiasi adanya sikap dari Sekar JICT itu terkait dukungan perpanjangan kontrak tersebut.Memang sudah selaiknya kita bersama membangun kemajuan pelabuhan sebagai pintu gerbang ekonomi nasional," ujarnya kepada Bisnis hari ini Jumat (23/3/2018).

Riza mengatakan tahun ini JICT menargetkan mampu menghandle bongkar muat peti kemas ekspor impor mencapai lebih dari 1.950.000 twenty foot equivalent units (TEUs).

"JICT bertekad terus meningkatkan performancenya dalam menyukseskan program pemerintah mengefisiensikan dan percepatan layanan logistik demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DKI Jakarta Widijanto mengatakan pebisnis di Pelabuhan Tanjung Priok berharap tak ada lagi kemelut di Jakarta International Container Terminal (JICT) yang bisa mengganggu ketidakpastian usaha di pelabuhan.

"Yang kita harapkan kinerja JICT terus kondusif agar kegiatan bisnis berjalan dengan baik. Kalau masih ada pihak yang berpolemik soal perpanjangan kontrak sebaiknya dapat duduk bersama untuk mencari solusi tanpa mengorbankan kepentingan layanan jasa pelabuhan," ujar kepada Bisnis Jumat (23/3/2018).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jict

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top