7 Langkah Pemerintah Stabilkan Harga Ayam

Kementerian Pertanian mengklaim stabilnya harga ayam ras merupakan hasil dari sejumlah langkah kebijakan yang signifikan.
Pandu Gumilar | 14 Maret 2018 20:41 WIB
Pedagang memotong daging ayam di lapaknya di Pasar Kosambi Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/1). - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pertanian mengklaim stabilnya harga ayam ras merupakan hasil dari sejumlah langkah kebijakan yang signifikan.

Kebijakan dari aspek hulu yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk menstabilkan harga ayam broiler adalah pengaturan bibit ayam, pengaturan mutu benih bibit yang bersertifikat, menyeimbangkan supply - demand dalam hal pengaturan impor Grand Parent Stock, segmentasi usaha ayam petelur dengan presentase usaha budidaya 98% di peruntukkan bagi peternak dan 2%perusahaan.

Lalu, pelaksanaan Permentan no. 32 Tahun 2017 tentang penyediaan, peredaran, dan pengawasan ayam ras. Serta, pembentukan tim analisa dan tim asistensi serta tim pengawasan dalam mendukung pelaksanaan Permentan 32 tahun 2017.

Ditjen PKH pun menganalisis supply demand ayam ras dan secara rutin menyelenggarakan pertemuan antara peternak dengan pemerintah dan juga dengan para stakeholders ayam ras terkait.

Ditjen PKH, I Ketut Diarmita mengatakan keberhasilan ini terwujud berkat kerjasama yang baik antara pemerintah dengan semua pihak, terutama para peternak yang berkoordinasi untuk mencari solusi dalam mengatasi permasalahan.

"Kami, pemerintah sebelumnya sampai beberapa kali melakukan pertemuan dengan stakeholder lainnya untuk mencari solusi permasalahan terkait anjloknya harga telur dan daging ayam di tingkat peternak. Bahkan kami juga sempat di demo oleh beberapa perwakilan peternak di Kantor kami dan juga di Istana Negara terkait hal ini”, katanya, Rabu (14/3).

Dia mengatakan bahwa kebijakan yang sudah diambil pemerintah adalah upaya untuk menjaga stabilitas harga daging dan telur ayam di tingkat peternak.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR), Singgih Januratmoko mengatakan harga sekarang sedang bagus di seluruh Indonesia sesuai dengan harga batas atas pemerintah yakni Rp19.000 ribu per kg harga ayam hidup.

Menurutnya, Peternak dan Kementerian Pertanian telah bekerjasama untuk memperbaiki perunggasan nasional yang sebelumnya sejak 2015 kacau balau. Dia mengatakan sejak 7 tahun terakhir biasanya harga pada bulan Februari-Maret selalu jatuh.

Menurutnya, implementasi dari Permentan no. 32 tahun 2017 tentang Penyediaan, Peredaran , dan Pengawasan Ayam Ras, sangat berpengaruh bagi peternak sampai menciptakan kondisi seperti sekarang.

“Hasilnya mulai dirasakan oleh Peternak tahun 2018 ini, harga stabil,” ungkap Singgih.

Dia berharap supaya program-program Kementerian Pertanian yang berjalan untuk menata perunggasan dijalankan terus secara konsisten agar semua peternak bisa merasakan manfaatnya.

Tag : peternakan, harga ayam
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top