Simak Ruang Lingkup Dukungan Teknologi BPPT kepada INKA

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyebutkan akan membantu PT Industri Kereta Api atau INKA (Persero) dari sisi validasi dan verifikasi desain hingga pengawasan kualitas.
Thomas Mola | 14 Maret 2018 20:33 WIB
Ilustrasi - Kegiatan industri di PT Inka - Antara

Bisnis.com, MADIUN - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyebutkan akan membantu PT Industri Kereta Api atau INKA (Persero) dari sisi validasi dan verifikasi desain hingga pengawasan kualitas.

Bantuan itu diberikan untuk menyukseskan target pengiriman 31 train-set atau rangkaian Light Rail Transit Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (LRT Jabodebek) oleh INKA.

Deputi Bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa (TIRBR-BPPT) Wahyu Widodo Pandoe mengatakan ruang lingkup kerja sama BPPT dengan INKA meliputi empat hal utama yakni review; validasi dan verifikasi desain; reliability, availability, maintainability and safety (RAMS), project management, dan pengawasan terhadap quality process.

"Kontribusi utama BPPT secara teknis adalah dalam perhitungan RAMS untuk komponen utama yang disepakati, proses manufaktur dan supervisi untuk passenger information display," ujarnya di Madiun, Rabu (14/3/2018).

Wahyu menjelaskan BPPT juga memiliki fasilitas uji, software dan sumber daya manusia yang mumpuni untuk meningkatkan daya saing PT INKA. Fasilitas BPPT telah siap untuk mendorong produksi kereta untuk LRT karya anak bangsa.

"BPPT memiliki fasilitas untuk melakukan berbagai uji seperti, perhitungan & analisa kebisingan sesuai standar kebisingan eksternal. Perhitungan & analisa electro-magnetic interference (EMI). Kemudian juga melakukan analisa rancang bangun sarana LRT untuk isolasi terhadap perpindahan panas maupun kebisingan dari luar kereta api. Serta untuk pengujian komponen LRT yang disepakati untuk fire retardant dan toxicity," paparnya.

Adapun kemarin, Selasa (13/3) BPPT dan PT INKA secara resmi melakukan kerja sama untuk mendukung pembuatan LRT Jabodebek. Penandatanganan kerja sama itu dilakukan oleh Kepala Pusat Pelayanan Teknologi BPPT Yenny Bakhtiar dan Direktur Teknologi dan Komersialisasi PT INKA, Agung Sedaju.

Yenni Bachtiar menuturkan penandatangan kontrak kerja sama antara BPPT dan PT INKA ini telah disepakati skenario matriks kolaborasi PT INKA dengan BPPT dan beberapa perguruan tinggi terkait seperti ITB, ITS, UI, UGM, dan UNS.

Terkait dengan kerja sama ini Yenni meyakini pembangunan infrastruktur di berbagai daerah akan memperkuat konektivitas nasional yang bakal berdampak pula kepada meningkatnya aktivitas perekonomian di Tanah Air.

"BPPT melalui Pusat Pelayanan Teknologi siap bekerjasama dengan berbagai pihak untuk percepatan pembangunan nasional," imbuhnya.

Tag : bppt
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top