Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ini 3 Jurus Pemerintah Untuk Percepat Pemerataan Ekonomi

Bisnis.com, JAKARTA Pemerintah terus memperkokoh rumusan model dasar yang generik guna mempercepat pemerataan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 08 Maret 2018  |  14:08 WIB
Ini 3 Jurus Pemerintah Untuk Percepat Pemerataan Ekonomi
Warga beraktivitas di permukiman yang terletak di bantaran Sungai Cisadane, Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/10). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah terus memperkokoh rumusan model dasar yang generik guna mempercepat pemerataan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pemerintahan periode ini sejak 2 tahun lalu telah merumuskan secara spesifik tiga pilar besar yang akan mendukung ekonomi lebih merata.

Pertama, kepemilikan lahan. Indonesia saat ini, kata Darmin, terdiri dari 2/3 wilayah laut dan 1/3 daratan. Jumlah daratan yang kecil itu harus dibagi lagi dalam sejumlah peruntukkan yakni pemukiman infrastruktur, dan membangun industri.

Untuk itu, pemerintah saat ini tengah mendorong program reforma agraria yang jika konsisten dilakukan akan memungkinkan sertifikasi lahan di seluruh Indonesia pada 2025.

Kedua, mengenai pendidikan vokasi. Hal ini sangat penting untuk masyarakat Indonesia guna menunjang sumber daya manusia yang berkualitas.

"Kita punya negara yang kekayaannya melimpah sehingga harus dikelola oleh penduduknya sendiri dengan maksimal," katanya, Kamis (8/3/2018).

Ketiga, terbukanya kesempatan berusaha dan bekerja dengan mudah. Darmin memastikan ketiga pilar yang baru dirumuskan ini akan terus diperkuat oleh pemerintah dengan melibatkan sektor lain terkait utamanya kelompok dunia usaha.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi
Editor : Achmad Aris
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top