Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bekisting Pier Head Tol Becakayu Ambruk, Dua Orang Jadi Tersangka

Penyidik Polres Metro Jakarta Timur menetapkan dua tersangka terkait ambruknya tiang ginder Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) yang melukai tujuh orang pekerja.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Februari 2018  |  16:17 WIB
Pekerja beraktivitas didekat proyek pascarobohnya bekisting pier head pada proyek konstruksi pembangunan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di Jalan D I Panjaitan, Jakarta, Selasa (20/2/2018). - ANTARA/Aprillio Akbar
Pekerja beraktivitas didekat proyek pascarobohnya bekisting pier head pada proyek konstruksi pembangunan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di Jalan D I Panjaitan, Jakarta, Selasa (20/2/2018). - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA -  Penyidik Polres Metro Jakarta Timur menetapkan dua tersangka terkait ambruknya bekisting pier head Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) yang melukai tujuh orang pekerja.

"Jadi dari (kejadian) Tol Becakayu kita tetapkan dua tersangka pada hari (Selasa) ini," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Selasa (27/2/2018).

Kedua tersangka itu yakni Kepala Pelaksana Lapangan PT Waskita Karya berinisial AA dan Kepala Pengawas PT Virama Karya inisial AS.

Penyidik Polres Metro Jakarta Timur akan memproses hukum terhadap kedua tersangka tersebut namun tidak menjalani penahanan.

"Ancamannya di bawah lima tahun karena hanya menyebabkan luka," ujar Argo.

Polisi menduga kedua tersangka AA dan AS diduga kelalaian kerja yang menyebabkan orang lain terluka.

Dugaan itu berdasarkan pemeriksaan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dari tim Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.

Sebelumnya, tiang ginder Tol Becakayu ambruk yang menimpa tujuh pekerja mengalami luka pada Selasa (20/2) dinihari sekitar pukul 03.00 WIB.

Ketujuh korban terluka itu yakni Supri (47), Kirpan (37), Sarmin (46), Rusman (36), Joni Arisman (40), Agus (17) dan Saldi (41).

Penyidik Polres Metro Jakarta Timur memeriksa sejumlah saksi termasuk pengawas dan manajer proyek, serta saksi ahli.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tol becakayu

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top