Pergantian Direksi, RUPS Pertamina Ditunda 6 Jam

Rapat umum pemegang saham PT Pertamina (Persero) diundur menjadi pukul 17:00 WIB pada Senin (13/2/2018) dari jadwal sebelumnya pukul 11:00 WIB
Surya Rianto | 13 Februari 2018 13:01 WIB
Direktur Utama PT Pertamina Elia Massa Manik memberikan penjelasan pada rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi VI DPR RI dan Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri, Strategis, dan Media Kementerian Badan Usaha Milik Negara, di Jakarta Senin (29/1). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Rapat umum pemegang saham PT Pertamina (Persero) diundur menjadi pukul 17:00 WIB pada Senin (13/2/2018) dari jadwal sebelumnya pukul 11:00 WIB. Rapat itu disebut-sebut membahas pergantian jajaran direksi pada perusahaan pelat merah tersebut.

Jajaran komisaris dan direksi Pertamina disebut sudah hadir untuk melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS) pada hari ini pukul 11:00 WIB di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Beberapa komisaris Pertamina pun tampak lewat lobi utama gedung Kementerian BUMN seperti, Komisaris Utama Tanri Abeng, dan Anggota Komisaris Suhaisil Nazara.

Selain itu, tampak pula Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni Insan Purwarisya yang hadir dalam agenda RUPS Pertamina tersebut.

Namun, mereka yang sempat masuk ke Kementerian BUMN melewati lobi utama, kembali keluar pada pukul 12:00 WIB. Begitu juga, Tanri Abeng yang keluar lewat pintu basement.

Komisaris Utama Tanri Abeng sempat menyebutkan bahwa ada agenda pergantian direksi, tetapi detailnya belum jelas. Dalam RUPS itu kabarnya akan diumumkan langsung jajaran direksi anyar Pertamina.

"Kalau studinya ada perubahan struktur berarti susunannya diubah, tetapi dilihat nanti saja," ujarnya.

Tanri Abeng pun enggan berkomentar lebih jauh berkaitan dengan peluang Elia Massa Manik digeser atau tidak pada hari ini.

"Ditunggu saja nanti pukul 5 sore ya," ujarnya.

Adapun, Insan yang juga menghadiri RUPS Pertamina sempat ditanyakan apakah kehadirannya menjadi sinyal akan masuk ke dalam tim direksi Pertamina.

Dia hanya menjawab, "Sampai saat ini saya masih direksi Pelni, kalau nantinya ditunggu saja."

Insan pun baru menjabat sebagai Direktur Utama Pelni pada akhir September 2017. Dia menggantikan pelaksana tugas (Plt) Harry Boediarto.

Tag : pertamina, rups
Editor : Zufrizal

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top