Surabaya-Liverpool Perkuat Kerja Sama Maritim

Surabaya dan Liverpool bakal melanjutkan kerja sama kota kekerabatan atau sister city di bidang ekonomi dan maritim. Kerja sama in diharpakan bisa mendorong pengusaha Jawa Timur menjadi pemain global dan Pelabuhan Tanjung Perak menjadi gerbang perdagangan yang diandalkan.
Rivki Maulana | 30 November 2017 14:29 WIB
Monumen Tugu Pahlawan di Surabaya. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Surabaya dan Liverpool bakal melanjutkan kerja sama kota kekerabatan atau sister city di bidang ekonomi dan maritim.

Tujuannya untuk mendorong pengusaha Jawa Timur menjadi pemain global dan Pelabuhan Tanjung Perak menjadi gerbang perdagangan yang diandalkan.

Wakil Wali Kota Liverpool, Gary Millar beserta jajarannya mengunjungi Surabaya, 28 November 2017 sebagai kunjungan balasan karena sebelumnya Walikota Surabaya pernah berkunjung Ke Liverpool. Dalam lawatan ke Surabaya, Millar bertandang ke Pelabuhan Tanjung Perak yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia III (Persero).

Ari Askhara, Direktur Utama Pelindo III mengatakan pihaknya menunjukkan kesiapan Pelabuhan Tanjung Perak sebagia pelabuhan yang bisa menjadi jembatan Sister City antara Surabaya dengan Liverpool.

Dia menambahkan, kualitas layanan publik, termasuk jasa logistik dan layanan wisata menjadi pilar penting dalam hubungan kemitraan.

"Dari kerja sama Sister City ini, pelaku bisnis Jawa Timur juga didorong untuk menjadi pemain global. Pelabuhan Tanjung Perak terus meningkatkan produktivitasnya agar dapat menjadi gerbang logistik ekspor-impor yang handal," jelasnya dalam siaran pers yang dikutip Bisnis.com, Kamis (30/11/2017).

Millar mengungkapkan Liverpool kepincut untuk berbagi pengetahuan terkait pengembangan pelabuhan dan wisata kapal pesiar (cruise). Hal ini tercantum dalam Letter of Intent yang ditandatangani oleh Walikota Surabaya Risma dan Walikota Liverpool Joe Anderson sebelumnya.

Seperti halnya Surabaya, Millar menyebutLiverpool juga memiliki tradisi kemaritiman yang panjang sebagai kota pelabuhan. Dia juga senang Pelindo III memberi beasiswa belasan karyawannya untuk melanjutkan studi di University of Liverpool dan Liverpool John Moores University (LJMU).

Millar menjelaskan, Port of Liverpool telah mendatangkan lebih dari seratus kapal pesiar untuk berlabuh di pelabuhan tersebut setiap tahunnya. Setiap kapal pesiar menurut Millar berpotensi mendatangkan mpendapatan hingga 1 juta Poundsterling.

"Pengalaman baik ini bisa dibagi agar dapat mendatangkan lebih banyak lagi cruise ke sini (Tanjung Perak) dan pelabuhan-pelabuhan lain yang dikelola Pelindo III," usulnya.

Ari menyambut baik usulan tersebut karena Indonesia memiliki banyak destinasi wisata yang layak ditawarkan ke operator cruise. Pelindo III belum lama ini melakukan sandbreaking untuk memulai pengembangan Pelabuhan Benoa Bali, agar dapat memfasilitasi lebih banyak lagi turis cruise," ujarnya.

Surabaya dan Liverpool memiliki karakteristik yang sama dalam tumpuan pengembangan kota, yakni ekonomi kreatif dan maritim. Pada bidang maritim, Port of Liverpool sedang memperkuat posisinya sebagai hub logistik untuk melayani kawasan Inggris bagian utara dan Irlandia.

Sementara itu, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya merupakan pelabuhan yang hub untuk distribusi di Nusantara, karena melayani banyak rute pelayaran ke berbagai pelabuhan lain di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
surabaya

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top