3,2 Juta Hektar Lahan Perkebunan Sawit Tersertifikasi RSPO

Asosiasi nirlaba Roundtable on Sustanaible Palm Oil mencatat total perkebunan sawit bersertifikasi mencapai 3,2 juta hektar pada 2017
M. Nurhadi Pratomo | 29 November 2017 14:08 WIB
Tandan buah segar sawit. - .

Bisnis.com,JAKARTA— Asosiasi nirlaba Roundtable on Sustanaible Palm Oil mencatat total perkebunan sawit bersertifikasi mencapai 3,2 juta hektar pada 2017.

Chief Executive Officer RSPO Datuk Darrel Webber mengatakan total lahan yang telah bersertifikasi Roundtable on Sustanaible Palm Oil (RSPO) tersebut tersebar di 16 negara. Jumlah tersebut meningkat 14% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Namun RSPO perlu untuk terus bekerja sama dengan mitra kami terutama di daerah berkembang untuk memberikan perubahan yang paling berdampak di lapangan yakni dimana kelapa sawit, lingkungan, dan masyarakat lokal dapat hidup berdampingan secara harmonis,” ujarnya di Jakarta, Rabu (29/11).

Webber mengungkapkan jumlah keanggotan RSPO mengalami peningkatan yang signifikan untuk kategori lahan pekebun kecil bersertifikat. Terjadi pertumbuhan dari 257.649 hektare pada 2016 menjadi 333.345 tahun ini.

Menurut catatan Bisnis, pemerintah menyebut luas perkebunan kelapa sawit secara nasional mencapai 11,9 juta hektare. Setidaknya 4,6 juta hektare atau 41% dari 11,9 juta lahan tersebut merupakan perkebunan kelapa sawit rakyat dan dikelola oleh 2,5 juta keluarga.

Berbagai persoalan yang melingkupi perkebunan plasa sejauh ini meliputi produktivitas yang menurun akibat pohon kelapa sawit telah berusia lebih dari 25 tahun, bibit yang tidak berkualitas, serta pengelolaan kebun yang tidak memenuhi standar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sawit

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top