DISPARITAS KOMODITAS: RNI Klaim Sukses Tekan Harga Gula di Natuna

PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) mengemukakan akan terus berupaya menekan disaparitas harga bahan pokok di wilayah pesisir Indonesia.
Linda Teti Silitonga | 28 November 2017 16:02 WIB
Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) B. Didik Prasetyo berkunjung ke kantor redaksi Bisnis Indonesia. - .Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA- PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) mengemukakan akan terus berupaya menekan disaparitas harga bahan pokok di wilayah pesisir Indonesia.

Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) B. Didik Prasetyo mengklaim RNI saat ini telah mampu menekan harga gula di daerah Natuna, dengan mengucurkan komoditas tersebut di wilayah tersebut.

“Sebelumnya ada disparitas 50%-60%. Gula di Natuna sebelumnya dijual Rp20.000 per kilogram, sekarang sekitar Rp13.000-Rp14.000. Sementara itu di Jakarta Rp12.500,” kata Didik saat berkunjung ke kantor redaksi Bisnis Indonesia, Selasa (28/11/2017).

Dia mengemukakan upaya yang dilakukan RNI untuk menipiskan perbedaan harga gula antara Jakarta dan di wilayah pesisir, adalah dengan menjual secara grosir komoditas tersebut kepada pedagang.

“Dengan begitu kami berharap pedagang menjual dengan harga sesuai,” kata Didik.

Untuk menekan disparitas harga, ujarnya, RNI disokong angkutan kapal yang disubsidi, karena masuk dalam program Tol Laut.

Adapun wilayah yang menjadi tugas BUMN tersebut dalam rangka menekan disparitas harga adalah untuk wilayah Natuna, Sangihe, Talaud, Morotai. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rni

Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top