Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kementerian ESDM Sarankan PLN Tinjau Ulang Kontrak PLTU di Jawa

Kementerian ESDM menyarankan PT PLN (Persero) untuk meninjau kembali semua kontrak atau perjanjian jual beli tenaga listrik (power purchase agreement/PPA) PLTU skala besar di Jawa.
Lucky Leonard
Lucky Leonard - Bisnis.com 16 November 2017  |  06:35 WIB
Kementerian ESDM Sarankan PLN Tinjau Ulang Kontrak PLTU di Jawa
PLTU Paiton. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Kementerian ESDM menyarankan PT PLN (Persero) untuk meninjau kembali semua kontrak atau perjanjian jual beli tenaga listrik (power purchase agreement/PPA) PLTU skala besar di Jawa.

Dalam surat tertanggal 3 November 2017 yang ditujukan kepada Direktur Utama PLN Sofyan Basir, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Andy Noorsaman Sommeng menyarankan peninjauan tersebut untuk PLTU skala besar di Jawa yang belum masuk tahap konstruksi atau belum mendapatkan Surat Jaminan Kelayakan Usaha (SJKU) dari Kementerian Keuangan.

Adapun salah satu lingkup peninjauan tersebut adalah agar harga jual enaga listrik dari pembangkit paling tinggi sebesar 85% dari biaya pokok pembangkitan (BPP) di sistem ketenagalistrikan setempat. Nantinya, hasil peninjauan tersebut dilaporkan kepada Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan pihaknya terus mendorong agar tersedia listrik yang semakin terjangkau oleh seluruh lapiran masyarakat.

"Salah satunya adalah melalui BPP yang semakin efisien, termasuk review PPA antara PLN dengan IPP atas dasar B to B," katanya kepada Bisnis, Rabu (15/11/2017).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pltu
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top