Batik Air Bisa Terbang ke Silangit Mulai Desember 2017

Pengajuan rute penerbangan sudah disetujui Kementerian Perhubungan. Perusahaan milik Grup Lion Air ini sudah bisa terbang perdana per 1 Desember 2017.
Abdul Rahman | 15 November 2017 15:25 WIB
Pesawat Batik Air - Airline Empires

Bisnis.com, JAKARTA - Maskapai penerbangan Batik Air direncanakan melayani rute penerbangan ke Bandara Internasional Silangit, Sumatra Utara, dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng.

Dalam keterangan pers yang diterima Bisnis, Rabu (15/11), pengajuan rute penerbangan sudah disetujui Kementerian Perhubungan. Perusahaan milik Grup Lion Air ini sudah bisa terbang perdana per 1 Desember 2017.

Penerbangan perdana Batik Air ke Silangit menggunakan pesawat jenis Airbus 320. Batik Air menyediakan 12 kursi bisnis dan 144 kursi ekonomi, sebagai pilihan layanan bagi masyarakat atau wisatawan.

Penerbangan Cengkareng-Silangit dijadwalkan pergi-pulang, dilakukan sehari sekali. Jadwal pemberangkatan dari Cengkareng dengan nomor penerbangan ID 6832 pukul 09.35 dan tiba di Silangit pukul 11.45.

Sebaliknya pemberangkatan dari Silangit dengan nomor penerbangan ID 6833 pukul 12.20 dan tiba di Cengkareng pukul 14.30 WIB.

Maskapai Batik Air berkomitmen membantu sektor pariwisata Danau Toba, Sumatra Utara.

Penerbangan Cengkareng-Silangit didedikasikan untuk menunjang sektor pariwisata setempat, agar mencapai target wisatawan mancanegara sekitar 20 juta orang pada 2019.

Pada akhir tahun 2017 Batik Air direncakan terbang menuju Labuan Bajo sebagai rute penerbangan harian barunya.

Sebelumnya, Batik Air baru saja menerima pesawat ke 37 Airbus 320 atau pesawat ke 51 secara keseluruhan.

Pesawat didatangkan langsung dari pabrikan Airbus di Toulouse Prancis. Pesawat ini diakomodir untuk ekspansi bisnis Batik Air dalam mendukung 10 destinasi wisata nasional.

Tahun depan Batik Air akan menerima lagi empat unit pesawat Airbus 320. Tiga unit pesawat akan tiba pada Februari dan satu lainnya pada Maret 2018.

Hingga kini Batik Air sudah melayani 38 destinasi domestik dan internasional dengan frekuensi mencapai 280 penerbangan per hari.

Maskapai Penerbangan Batik Air telah menerima sertifikat IATA Operational Safety Audit (IOSA), audit internasional tentang keselamatan penerbangan pada 18 November 2016.

Dengan sertifikat ini, Batik Air telah dinyatalan lulus menjalankan standardisasi keamanan penerbangan internasional.

Tag : batik air
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top