Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tren Musiman, Impor Bahan Baku Turun 4,96%

Industri mengurangi pembelian bahan baku impor dalam dua bulan terakhir. Badan Pusat Statistik mencatat penurunan nilai impor bahan baku sebesar 4,96% pada September lalu menjadi senilai US$9,6 miliar.
N. Nuriman Jayabuana
N. Nuriman Jayabuana - Bisnis.com 16 Oktober 2017  |  17:23 WIB
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (9/4). - Antara/Muhammad Adimaja
Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (9/4). - Antara/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Industri mengurangi pembelian bahan baku impor dalam dua bulan terakhir. Badan Pusat Statistik mencatat penurunan nilai impor bahan baku sebesar 4,96% pada September lalu menjadi senilai US$9,6 miliar.

Direktur Statistik Distribusi BPS Anggoro Dwitjahyono menyatakan penurunan impor bahan baku manufaktur tersebut merupakan tren tahunan yang terjadi pada kuartal ketiga.

“Kalau dilihat tren seasonal biasanya impor bahan baku meningkat pesatnya di kuartal keempat jelang pergantian tahun,” ujarnya di Jakarta, Jumat (16/10).

Kategori bahan baku mendominasi keseluruhan impor dengan komposisi mencapai 75,13% dari total nilai impor pada September lalu senilai US$12,78 miliar.

Sisanya sebanyak US$3,18 miliar merupakan nilai impor barang konsumsi dan barang modal. Barang modal dan barang konsumsi juga melandai dibanding bulan sebelumnya.

“Kalau dilihat, nilai impor seluruh kelompok barang, apakah itu bahan baku, barang konsumsi, atau barang modal mengalami pertumbuhan negatif,” ujarnya.

Impor barang modal tercatat senilai US$2,05 miliar, lebih rendah ketimbang bulan sebelumnya senilai US$2,2 miliar. Sementara itu impor barang konsumsi mencapai US$1,13 miliar, melambat ketimbang Agustus senilai US$1,2 miliar.

Secara kumulatif, impor bahan baku year-to-date Januari—September 2017 tercatat senilai US$84,76 miliar, atau masih mengalami kenaikan sebesar 15,43%. Nilai impor bahan baku pada periode Januari—September 2016 tercatat senilai US$73,57 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

impor bahan baku
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top