Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Inspektorat Kemenhub Siap Awasi Percepatan 41 PSN

Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan siap mengawasi proses percepatan 41 proyek strategis nasional di sektor transportasi, sesuai dengan amanah Presiden.
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 05 September 2017  |  18:46 WIB
Ilustrasi: Model berfoto di samping miniatur kereta cepat Jakarta-Bandung di Jakarta, Kamis (5/5). - Antara/Hafidz Mubarak A
Ilustrasi: Model berfoto di samping miniatur kereta cepat Jakarta-Bandung di Jakarta, Kamis (5/5). - Antara/Hafidz Mubarak A

Bisnis.com. JAKARTA—Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan siap mengawasi proses percepatan 41 proyek strategis nasional di sektor transportasi, sesuai dengan yang tertuang dalam peraturan presiden.

Peraturan Presiden No. 58/2017 menyebutkqan tentang 41 proyek strategi nasional (PSN) yang terdiri dari 23 proyek di Direktorat Perkeretaapian, 10 proyek Direktorat Perhubungan Laut, dan 8 proyek di Direktorat Perhubungan Udara.

Pelaksana Tugas Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Hengki Angkasawan mengatakan PSN di sektor transportasi di antaranya seperti pembangunan transportasi kereta api, pelabuhan dan bandara.

“Inspektorat Jenderal Kemenhub akan meningkatkan pengawasan terhadap seluruh program kerja. Semua program harus berjalan sesuai target, transparan dan akuntabel," katanya, Selasa (5/9/2017).

Hengki mengungkapkan jika sebelumnya pengawasan PSN dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan audit kinerja, kini akan dilakukan monitoring khusus. Adapun, sebanyak 14 PSN sudah menjalankan monitoring khusus tersebut.

“Seluruh PSN akan dilakukan monitoring dan akan ditunjuk auditor yang menjadi penanggung jawab pengawasannya. Dengan demikian, hasil pengawasan akan lebih andal dalam memberikan masukan dan rekomendasi kepada pihak terkait," tuturnya..

Guna memperkuat fungsi pengawasan terhadap PSN, lanjut Hengki, SDM auditor bakal diwajibkan untuk terus memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan, di antaranya seperti knowledge, skill dan attitude.

Kemudian, auditor juga diwajibkan meningkatkan kompetensinya melalui pendidikan dan pelatihan profesional secara berkelanjutan. Tidak ketinggalan, mutasi dan rotasi juga akan terus dilakukan. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Proyek Strategis
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top