IDULADHA 2017 : Pertamina Tambah Pasokan Elpiji Bersubsidi 7% di Jateng & DIY

PT Pertamina ‎(persero) Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Tengah dan DI Yogyakarta menambah pasokan elpiji bersubsidi rata-rata 7% di daerah operasinya. Penambahan ini mengantisipasi isu kelangkaan serta persiapan menghadapi perayaan Iduladha 2017.
Anggara Pernando | 29 Agustus 2017 06:55 WIB
Warga membeli gas elpiji 3 kg di Pasar murah Dawe, Kudus, Jawa Tengah, Senin (12/6). - Antara/Yusuf Nugroho

Bisnis.com, SEMARANG – PT Pertamina ‎(persero) Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Tengah dan DI Yogyakarta menambah pasokan Elpiji bersubsidi rata-rata 7% di daerah operasinya. Penambahan ini mengantisipasi isu kelangkaan serta persiapan menghadapi perayaan Iduladha 2017.

Area Manager Communication & Relations Pertamina MOR IV Andar Titi Lestari mengatakan, hingga Juli 2017 pihaknya telah menyalurkan 593.383 ton Elpiji. Jumlah ini meningkat 0,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 588.655 metrik ton.

Elpiji merupakan brand merek dagang milik pertamina untuk produk liquefied petroleum gas (LPG )

“Jumlah yang kami salurkan sampai Juli setara 197,79 juta tabung 3 kilogram,” kata Andar di Semarang, Senin (28/8/2017).

Pertamina MOR IV sendiri diproyeksikan menyalurkan 336,63 juta tabung LPG 3 kilogram hingga akhir 2017. Artinya penyaluran dalam 7 bulan ini, perusahaan telah merealisasi 58,75% dari penugasan.

“Kami harapkan realisasi di bawah target,” katanya.

Untuk memastikan produk subsidi ini tepat sasaran, Andar menjelaskan perusahaan menggencarkan upaya edukasi serta penguatan pengawasan. Bersama pemangku kepentingan seperti pemerintah daerah maupun instansi terkait lainnya, penindakanatas penyimpangan di lapangan juga dilakukan.

“Subsidi elpiji sesuai aturan sudah jelas peruntukannya. Penggunaannya juga jelas. Konsumen dan pengguna akhirnya adalah masyarakat tidak mampu, usaha mikro kecil dan menengah serta rumah tangga. Di luar itu? Bukan” kata Andar.

Selain menambah pasokan ke agen penyalur di Jateng & DIY, Pertamina menggelar sejumlah operasi pasar. Di daerah Solo dan Boyolali, Pertamina menambah pasokan hingga 15.000 pasar untuk menepis isu terjadi kelangkaan pasokan.

 

Tag : pertamina
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top