MUDIK LEBARAN 2017: Volume Lalu Lintas di Tol Cipali Turun 21%

Volume lalu lintas di Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) khususnya di Gerbang Tol Palimanan utama pada H+1 siang, Selasa (27/6/2017) --hingga pukul 14.00 WIB-- turun 21% menjadi 22.128 unit dibanding Senin (26/6) siang yang mencapai 28.058.
Martin Sihombing | 27 Juni 2017 18:57 WIB
Sejumlah anggota kepolisian melakukan pengamanan di gerbang tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (22/6). Polda Jawa Barat mengerahkan 506 personel Brimob untuk melakukan pengamanan di jalur mudik hingga lebaran. ANTARA FOTO - Dedhez Anggara

Bisnis.com, JAKARTA - Volume lalu lintas di Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) khususnya di Gerbang Tol Palimanan utama pada H+1 siang, Selasa (27/6/2017) --hingga pukul 14.00 WIB-- turun 21% menjadi 22.128 unit dibanding Senin (26/6) siang yang mencapai 28.058.

Kendaraan pemudik yang keluar dari GT Palimanan utama Tol Cipali arah Cirebon masih mendominasi yakni 13.481 unit atau turun 38% dari posisi kemarin siang yang masih 21.872 unit. Namun, kendaraan arus balik arah Jakarta yang masuk GT Palimanan utama meningkat 40% menjadi 8.647 unit dari sebelumnya 6.186 unit.

“Terlihat tren penurunan arus lalu lintas di Tol Cipali pada siang ini setelah selama dua hari Lebaran mengalami peningkatan. Meski demikian, arus lalin yang keluar masuk tol Cipali dari GT Palimanan utama ini masih lebih tinggi 2x lalin normal di siang hari yang biasanya 10.000 unit,” kata Wakil Presiden Direktur PT Lintas Marga Sedaya (LMS), Firdaus Azis, Selasa (27/6/2017).

Sehubungan dengan kecepatan berkendara di jalur jalan tol Cipali sudah bisa dipacu lebih kencang karena volume lalu lintas sudah berkurang, LMS menghimbau agar pengemudi tetap mematuhi batas kecepatan maksimal 100 km/jam, dan diharapkan tetap menjaga jarak aman sesuai kecepatan.

Pengemudi juga dihimbau agar pada saat melewati Km 92+300 B arah Jakarta untuk berhati-hati karena ada pengalihan jalur, yaitu penutupan lajur 1 ke lajur 3 median (widening). Demi menjaga kelancaran, LMS telah memasang rambu-rambu dan MWB/rubber cone sebagai petunjuk pengalihan jalur untuk para pengemudi.

LMS juga menghimbau kepada pengemudi bus, karena tidak semua gardu satelit di GT Palimanan utama bisa dilewati kendaraan bus, pengendara bus diharapkan mengambil lajur yang disediakan dan mengikuti arahan petugas pengatur lalu lintas di gerbang tol. Hal ini agar tidak menutupi kendaraan lain saat memasuki gardu tol, dengan demikian dapat menjaga kelancaran di gardu tol.

Tag : jalan tol cipali
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top