ARUS MUDIK: H-1, Arus Kendaraan di Tol Cipali Mulai Berkurang

Volume kendaraan yang melintas di di Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) khususnya di Gerbang Tol (GT) Palimanan pada H-1 pagi, Sabtu, 24 Juni 2017 hingga pukul 06.00 WIB mulai berkurang, namun tetap mencapai lebih dari 3x lipat volume normal.
Deandra Syarizka | 24 Juni 2017 11:16 WIB
Kendaraan pemudik memadati jalan tol ruas Cipali-Palimanan, di Cirebon, Jawa Barat, Kamis (22/6). - Antara/Dedhez Anggara

Bisnis.com, JAKARTA-- Volume kendaraan yang melintas di  di Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) khususnya di Gerbang Tol (GT) Palimanan pada H-1 pagi, Sabtu, 24 Juni 2017 hingga pukul 06.00 WIB mulai berkurang, namun tetap mencapai lebih dari 3x lipat volume normal.

Berdasarkan data PT Lintas Marga Sedaya, kendaraan yang melintas  di Tol Cipali di GT Palimanan (keluar dan masuk, arah Cirebon dan Jakarta) pada Jumat 23 Juni pukul 06.00 WIB hingga Sabtu, 24 Juni 2017 pukul 06.00 WIB sebanyak  78.391 unit kendaraan.

Adapun kendaraan yang masuk GT Palimanan arah Jakarta  sebanyak 16.556 unit, sedangkan yang mudik yakni keluar tol Cipali dari GT Palimanan arah Cirebon tercatat 61.835 unit. Jumlah ini lebih rendah 4% dari sehari sebelumnya yang masih 64.875 unit.

“Secara jumlah sedikit berkurang, namun volume lalu lintas di H-1 masih tetap padat. Jumlah kendaraan yang melintas keluar dan masuk tol Cipali melalui GT Palimanan hingga pagi ini masih mencapai lebih dari 3x lipat lalu lintas normal. Adapun pada kondisi normal kendaraan yang keluar masuk tol Cipali melalui GT Palimanan tercatat 26.000-30.000 unit. Dengan demikian pada pagi ini kami tetap mengoperasikan 25 gardu di GT Palimanan Utama untuk memperlancar arus kendaraan,” kata Firdaus Azis, Wakil Presiden Direktur PT Lintas Marga Sedaya (LMS) seperti dikutip, Sabtu (24/06).

LMS menghimbau kepada pengemudi untuk tidak memaksakan diri masuk ke dalam rest area jika sudah penuh. Pengemudi dapat beristirahat di luar area Tol Cipali dengan keluar melalui gerbang tol terdekat. Setelah itu, pengemudi bisa masuk kembali ke Tol Cipali dan tarif tolnya jika ditotal akan tetap sama saat dihitung jumlah yang mesti dibayarkan.

Misalnya pengguna dari GT Cikarang Utama keluar di GT Subang, lalu masuk lagi melalui GT Subang hingga GT Palimanan Utama, maka total tarif yang dibayarkan sama dengan tarif langsung GT Cikarang Utama ke GT Palimanan Utama, yakni sebesar Rp 111.000 atau tarif normal. LMS juga menghimbau agar pengguna jalan tol tidak belanja di pedagang asongan yang berada di sepanjang jalan tol Cipali, hal ini untuk menghindari kemacetan.

Untuk pengemudi yang hendak mengisi bahan bakar di rest area, dapat memanfaat BBM kemasan berukuran 5-10 liter yang disiapkan Pertamina, sehingga dapat menghindari antrian panjang di SPBU.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jalan tol cipali

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top