Inilah Tips Mudik Lewat Tol Cipali

PT Lintas Marga Sedaya, operator tol Cikopo--Palimanan menghimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk tidak memaksakan diri untuk memasuki rest area di jalan tol Cipali jika kondisinya sudah penuh.
Deandra Syarizka | 23 Juni 2017 18:26 WIB
Sejumlah anggota kepolisian melakukan pengamanan di gerbang tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (22/6). Polda Jawa Barat mengerahkan 506 personel Brimob untuk melakukan pengamanan di jalur mudik hingga lebaran. ANTARA FOTO - Dedhez Anggara

Bisnis.com, JAKARTA - PT Lintas Marga Sedaya, operator tol Cikopo--Palimanan menghimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuktidak memaksakan diri untuk memasuki rest area di jalan tol Cipali jika kondisinya sudah penuh,

Wakil Presiden Direktur LMS Firdaus Azis menyarankan pemudik untuk mencari rest area berikutnya. Hal ini untuk mengantisipasi antrian panjang menjelang rest area.

“Jika memang rest area sudah penuh, pengemudi juga dapat keluar dari gerbang tol terdekat, mencari tempat istirahat di luar tol. Setelah itu, pengemudi bisa masuk kembali ke Tol Cipali, dan tarif tolnya jika ditotal dari awal masuk akan tetap sama jika dibandingkan dengan besaran tarif tol dari gerbang awal dan keluar di GT Palimanan," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (23/6/2017).

Dia mencontohkan, bila pengemudi masuk dari GT Cikarang Utama dan keluar di GT Subang untuk beristirahat sejenak di luar jalan tol dan kemudian masuk lagi ke Tol Cipali melalui GT Subang dan melanjutkan perjalanan hingga ke GT Palimanan, maka total tarif tol yang dibayarkan akan sama dengan tarif tol perjalanan langsung dari GT Cikarang Utama ke GT Palimanan yaitu sebesar Rp 111.000 (tarif normal). Hal ini dikarenakan tol Cipali menggunakan sistem tarif tol tertutup.

Dia menambahkan, LMS menyiapkan parking bay baru yang dilengkapi fasilitas mushola dan toilet.

yakni :

o Cikopo (bekas gerbang tol Cikopo di KM 78 A arah Cirebon dan KM 78 B arah Jakarta)

o KM 153+400 A (arah Cirebon) dan KM 155+200 B (arah Jakarta)

Adapun di sepanjang jalan tol Cipali, terdapat delapan rest area yakni:

Empat (4) Rest Area Tipe A (besar) dilengkapi fasilitas parkir, rumah makan, ATM, toilet, mushola, SPBU, bengkel siaga, dan layanan kesehatan sementara, ada di:

o KM 102 arah Cirebon,

o KM 101 arah Jakarta,

o KM 166 arah Cirebon dan

o KM 164 arah Jakarta.

Empat (4) Rest Area Tipe B (kecil) dilengkapi fasilitas parkir, rumah makan, ATM, toilet, mushola, ada di :

o KM 86 arah Cirebon,

o KM 86 arah Jakarta,

o KM 130 arah Cirebon

o KM 130 arah Jakarta

PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku operator jalan Tol Cipali masih membagikan takjil dan peta mudik di Rest Area KM 86A yang dilakukan sejak 21 Juni hingga 23 Juni 2017 dan rest area KM 164B pada 28 Juni – 1 Juli 2017.

Hingga Jumat (23/06) pukul 14.00 WIB, volume kendaraan yang melintas di Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) khususnya di Gerbang Tol (GT) berkurang 11% dari Kamis siang, tetapi  mencapai 2,5x lipat volume lalin siang di hari normal yang rata-rata mencapai 10.000 unit di siang hari.

Kendaraan yang melintas di Tol Cipali di GT Palimanan (keluar dan masuk, arah Cirebon dan Jakarta) pada Jumat siang, 22 Juni 2017 pukul 14.00 WIB sebanyak 25.889 unit kendaraan. Jumlah ini berkurang 11% dari Kamis siang pukul 14.00 WIB yang mencapai 29.202 unit.

Namun volume kendaraan pada Jumat siang ini lebih tinggi dari pagi tadi pada pukul 06.00 WIB yang masih 23.917 unit. Pada siang ini, kendaraan yang keluar dari GT Palimanan Utama arah Cirebon tercatat 19.784 unit, sedangkan yang masuk GT Palimanan arah Jakarta sebanyak 6.105 unit. Adapun pada Jumat pagi, kendaraan yang keluar GT Palimanan arah Cirebon sebanyak 18.552 unit dan 5.365 unit ke arah Jakarta.

“Volume kendaraan di siang ini berkurang dibanding siang kemarin, namun lebih tinggi dari pagi tadi. Kemungkinan arus lalu lintas yang mengarah ke Jawa Tengah masih akan terus berlangsung sepanjang hari ini mengingat hari ini dimulainya cuti bersama,” tutup Firdaus Azis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jalan tol cipali

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top