REI Expo 2017 Digelar, Properti Siap Bangkit

Penyelenggaraan Pameran REI Expo 2017 menjadi ajang penting bagi kepengurusan Persatuan Perusahaan Realestat (REI) kali ini.
Ipak Ayu H Nurcaya | 15 April 2017 20:44 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Peni Widarti

Bisnis.com, JAKARTA - Penyelenggaraan Pameran REI Expo 2017 menjadi ajang penting bagi kepengurusan Persatuan Perusahaan Realestat (REI) kali ini.

Pasalnya, pameran ini menjadi ajang pertama dalam periode kepengurusan Dewan Perwakilan Pusat (DPP) REI 2016-2019.

Baca juga: Kinerja BPR

Paling penting, dengan adanya kegiatan ini REI tengah berupaya mencitrakan kondisi industri yang akan bangkit.

Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata mengatakan seluruh pihak sepakat kalau saat ini kondisi industri properti masih lemah. Namun, REI berkomitmen akan mengambil dua peran.

Pertama, sebagai garda terdepan rumah murah. Kedua, penggerak perekonomian nasional.

"Untuk itu guna mendorong pengembang terus menjadi penggerak kami buka pameran ini. Supaya semua tahu kalau industri ini sebentar lagi bangkit," katanya dalam jumpa media, Sabtu (15/4/2017).

Menurut Eman, sapaan Soelaeman, sebagai lokomotif perekonomian nasional, jika semakin banyak dilakukan pembangunan maka akan semakin banyak pula menyerap tenaga kerja.

Sebab, dirinya mencontohkan dalam pembangunan satu apartemen saja, pengembang bisa menarik hingga 1.000 tenaga kerja. Belum lagi satu hotel dan mal, pengembang dapat menciptakan lebih banyak kesempatan kerja.

"Saya tidak ingin kita larut dalam kesedihan saja. Saya mau pengembang terus maju dan membangun. Jadi kalau dibilang properti tidak laku, pameran ini jadi bukti bahwa pengembang masih mampu membawa proyeknya ke pasar," ujar Eman.

Sebelumnya, REI bekerjasama dengan PT Debindomulti Adhiswasti kembali menggelar bertajuk REI Expo 2017 di Jakarta Convention Center pada 15 - 23 April 2017.

Direktur Utama PT Debindomulti Adhiswasti Dwi Karsonno mengatakan pameran yang ke-31 ini ditargetkan menghasilkan transaksi hingga Rp1 triliun.

Menurutnya target ini sesuai dengan jumlah peserta pameran sebanyak 50 pengembang dengan 87 proyek yang tersebar di seluruh Indonesia.

Adapun pameran sebelumnya yang diselenggarakan pada November 2016, REI Expo mampu meraup transaksi hingga Rp1,47 triliun tetapi dengan peserta sekitar 80 pengembang.

"Meski dengan peserta yang lebih sedikit kami optimis dapat meraih target transaksi yang ditetapkan untuk itu kami targetkan jumlah pengunjung 40.000 selama 9 hari ke depan," katanya.

Setiap unit yang dipasarkan dalam pameran ini berkisar dari harga mulai dari Rp148 juta.

Tag : bisnis properti, rei expo
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top