Pertamina Gandeng Honeywell Modernisasi Teknologi Produksi Kilang Balikpapan

PT.Pertamina (persero) bersepakat dengan Honeywell (NYSE:HON) melakukan kerja sama dalam pemanfaatan teknologi Honeywell UOP guna memproduksi sejumlah komponen campuran (blending) untuk bensin dengan oktan bernilai tinggi (high-octane gasoline) dan bahan bakar penerbangan (jet fuel) di kilang pengolahan Balikpapan, Kalimantan Timur.
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 07 Februari 2017  |  20:42 WIB
Pertamina Gandeng Honeywell Modernisasi Teknologi Produksi Kilang Balikpapan
Kilang Balikpapan. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - PT.Pertamina (persero) bersepakat dengan Honeywell (NYSE:HON) melakukan kerja sama dalam pemanfaatan teknologi Honeywell UOP guna memproduksi sejumlah komponen campuran (blending) untuk bensin dengan oktan bernilai tinggi (high-octane gasoline) dan bahan bakar penerbangan (jet fuel) di kilang pengolahan Balikpapan, Kalimantan Timur.

Ruang lingkup kerja sama kedua pihak mencakup penggunaan lisensi dan rekayasa untuk unit CCR Platforming™ berkapasitas 33.000 barel per hari. Fasilitas tersebut akan memproduksi bahan bakar untuk mesin dengan oktan bernilai tinggi dan unit hydrotreating Unionfining™ berkapasitas 47.000 barel per hari untuk membuat kerosene jet fuel.

"CCR Platforming unit di Balikpapan akan menjadi unit kedelapan dari Honeywell UOP yang akan digunakan Pertamina, dan merupakan tulang punggung pasokan Pertamina untuk bensin dengan oktan bernilai tinggi," kata Mike Millard, Vice President & General Manager, Process Technology and Equipment, Honeywell UOP, dalam rilisnya yang diterima Bisnis.com, Selasa (7/2/2017).

"Teknologi itu akan menyediakan tingkat produksi tertinggi yang dimungkinkan untuk beberapa jenis bahan bakar tersebut, serta memproduksi 1,2 juta ton per tahun untuk produk petrokimia, paraxylene dan benzene," tambahnya.

Mengutip sumber dari kalangan pemerintah, Honeywell mengemukakan produk domestik bruto Indonesia meningkat sebesar 5,2%setiap tahun, sementara jumlah populasi penduduknya yang sebanyak 260 juta jiwa naik sebesar 1,2% per tahun.

Hasilnya, permintaan terhadap bensin di Indonesia melonjak antara 4%-5% setiap tahun, sehingga memberatkan kemampuan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri terhadap produk bahan bakar hasil penyulingan.

Mike mengemukakan berbagai teknologi dari Honeywell UOP akan membantu Indonesia untuk memenuhi lonjakan permintaan domestik sambil memperbarui spesifikasi bahan bakar yang aman bagi lingkungan ke taraf Euro IV dan menghapuskan produksi bensin berjenis RONC 88.

Sebagai bagian dari proyek serupa, Pertamina telah memberikan kontak pada Honeywell UOP untuk memperbesar kapasitas sejumlah unit Unicracking™ yang dimiliki saat ini di Balikpapan menjadi 60.000 barel per hari. Unit-unit tersebut memasok bahan bakar diesel bermutu tinggi untuk kawasan Timur Indonesia.

Honeywell UOP merupakan pemasok dan pemberi lisensi terkemuka dunia untuk teknologi proses produksi, catalysts, adsorbents, peralatan dan jasa konsultasi pada sektor pengilangan minyak bumi, petrokimia dan industri pengolahan gas.

Honeywell UOP dikenal sebagai bagian dari kelompok usaha strategis Honeywell dalam sektor performance materials & technologies, yang juga mencakup Honeywell Process Solutions, pelopor automation control, instrumentation dan berbagai jasa untuk sektor minyak bumi dan gas, pengilangan, petrokimia, kimia dan industri lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pt pertamina, Honeywell

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top