Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

MENTERI ESDM Akan Turunkan Harga Gas untuk Tiga Sektor Industri

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan memastikan sektor industri petrokimia, pupuk dan baja akan mendapatkan penurunan harga gas.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 November 2016  |  13:59 WIB
Menteri ESDM Ignasius Jonan - Ilustrasi
Menteri ESDM Ignasius Jonan - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan memastikan sektor industri petrokimia, pupuk dan baja akan mendapatkan penurunan harga gas.

"Ini sedang difinalisasi. Tiga (sektor). Petrokimia, pupuk dan baja," kata Jonan usai mengikuti rapat koordinasi membahas penurunan harga gas bagi industri di Jakarta, Kamis (17/11/2016).

Jonan mengatakan peraturan menteri sedang disiapkan untuk mendukung penurunan harga gas untuk tiga sektor industri tersebut. "Peraturannya minggu depan, berlaku per 1 Januari," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa belum ada pembahasan lebih lanjut mengenai harga gas untuk sektor industri lainnya. "Industri lainnya belum dibahas sekarang," katanya.

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar belum mau mengungkapkan strategi penurunan harga gas di tiga sektor industri tersebut, karena saat ini sedang dikaji lebih lanjut dalam tim kecil.

"Ini tetap sesuai arahan Presiden (di bawah) enam dolar (per MMBTU), kita akan mencoba harga segitu. Strateginya nanti," katanya.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan nantinya ada formula khusus untuk menentukan harga gas industri.

Formula dengan koefisien ini sedang dirumuskan oleh tim kecil agar tidak ada yang dirugikan dengan penyesuaian harga gas terbaru untuk sektor industri ini.

"Tadi ada mekanisme penghitungan harga gas, ada harga hulu, komponen efisiensi industri, jadi jangan sampai industri yang tidak efisien, klaim membutuhkan gas lebih banyak dan harga akhir produksi. Penyedia gas juga harus menikmati kalau produk industrinya tumbuh," kata Suryawirawan.

Ia memastikan meski harga gas untuk industri ini nantinya berfluktuasi dengan adanya formula baru, namun harganya tetap di bawah enam dolar AS per MMBTU.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gas industri esdm

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top