Jasa Kurir Siap Gunakan Layanan Kereta ONS

Pelaku usaha jasa ekspress siap menggunakan jasa PT Kereta Api Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan layanan Over Night Service yang akan memberikan stimulus terhadap pertumbuhan bisnis e-commerce khususnya di Jawa Tengah.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 02 November 2016 17:14 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Pelaku usaha jasa ekspress siap menggunakan jasa PT Kereta Api Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan layanan Over Night Service yang akan memberikan stimulus terhadap pertumbuhan bisnis e-commerce khususnya di Jawa Tengah.


Budi Paryanto, Wakil Ketua DPP Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) menyatakan pelaku usaha jasa kurir saat ini sangat mengandalkan dua moda transportasi untuk mengirimkan barang secara kilat, yaitu melalui transportasi udara dan transportasi darat.


Dia menjelaskan, pengiriman barang secara kilat melalui transportasi darat sangat tergantung dengan jasa kereta api, sehingga Asperindo menyambut positif hadirnya layanan kereta api Over Night Service (ONS).


“Basic bisnis kami ini adalah transportasi dalam berbagai moda, tetapi memang selama ini banyak bermain di udara karena kami jasa kilat, namun pada wilayah tertentu yang in-land, akan lebih efisien dari segi biaya jika menggunakan kereta,” tutur Budi kepada Bisnis, Rabu (2/11).


Dia menyebut dengan adanya layanan KA ONS dari PT Kereta Api Logistik (KALOG) maka pengiriman paket menuju Jawa Tengah dan sekitarnya akan menempuh waktu lebih singkat. Dengan demikian masyarakat akan lebih diuntungkan.


“Layanan ini sangat bagus sekali untuk dikembangkan di pulau Jawa seluruhnya. Nantinya bisa dikembangkan lagi, ke wilayah-wilayah lain misalnya Sulawesi, Sumatera, dan Papua, kalau pemerintah benar-benar serius merencanakan kereta api,” jelasnya.


Budi menambahkan ekspansi dari KALOG bisa menumbuhkan kegiatan bisnis di Jawa Tengah. Menurutnya, Jawa Tengah bisa menjadi sentra ekonomi baru, hal ini didukung dengan cara pemerintah daerah setempat yang gencar melakukan pemangkasan terhadap sejumlah perizinan membuka usaha.


“Jadi dari bisnis yang awalnya tidak muncul ke permukaan sekarang bisa muncul berkat kemudahan bisnis, peningkatan infrastruktur dan transportasi darat, sehingga Jawa Tengah memang kondisinya semakin membaik,” jelasnya.


Sebelumnya, Sugeng Priyono, Direktur Operasi dan Pemasaran PT Kereta Api Logistik (KALOG) mengatakan pengoperasian ini dilakukan karena KALOG melihat peluang angkutan pada lintas selatan cukup tinggi.


Dia memperkirakan KA ONS lintas selatan ini bisa meningkatkan lebih 150% kapasitas angkut menjadi total kapasitas maksimal 510 ton per hari yang semula hanya 190 ton per hari.


“Menjawab tantangan tersebut, kami mengambil langkah untuk mengoperasikan KA ONS lintas selatan yang menjadi strategi perusahaan mendorong okupansi,” jelas Sugeng.


Dia menyebut, KA ONS yang diberangkatkan dari Jakarta Gudang dengan tujuan akhir Stasiun Surabaya Turi ini akan menawarkan pengantaran barang ke kota laon misalnya Cirebon, Purwokerto, Gombong, Kebumen, Solo, dan Jombang.


"Tentunya, kami berharap hal tersebut mampu mendorong pengalihan angkutan dari truck ke kereta api untuk mengurangi beban jalan raya,” tambahnya.


Sugeng menegaskan perjalanan pulang-pergi KA ONS lintas diproyeksikan akan menyumbang pertumbuhan volume okupansi angkutan setidaknya 50% hingga akhir 2016.

Tag : kereta api, kurir
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top