Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RELOKASI: Pedagang Pasar Aksara Diminta Tak Tolak Tempat Baru

Pemerintah Kota Medan meminta para pedagang bekas Pasar Aksara tidak menolak relokasi ke tempat baru. Adapun, pemko telah menetapkan dua alternatif lokasi yakni di Kompleks Medan Metropolitan Trade Center (MMTC) Jalan Pancing atau bekas lahan Rumah Sakit Martondi.
Febriany Dian Aritya Putri
Febriany Dian Aritya Putri - Bisnis.com 24 Oktober 2016  |  19:16 WIB
Pedagang di pasar - Ilustrasi
Pedagang di pasar - Ilustrasi

Bisnis.com, MEDAN - Pemerintah Kota Medan meminta para pedagang bekas Pasar Aksara tidak menolak relokasi ke tempat baru. Adapun, pemko telah menetapkan dua alternatif lokasi yakni di Kompleks Medan Metropolitan Trade Center (MMTC) Jalan Pancing atau bekas lahan Rumah Sakit Martondi.

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mengatakan pihaknya memang memiliki lahan sekitar 4.000 m2 di bekas kebakaran Pasar Aksara. Kendati demikian, lahan ini akan digunakan untuk pelebaran jalan dan jalur layang.

“Ini bisa tergerus, mungkin jadi sekitar 2.000 m2 sampai 3.000 m2. Tidak bisa meng-cover lebih dari 700 pedagang. Makanya kami minta pengertian pedagang. Kami cari lahan lain masih di sekitar sana. Masyarakat sudah mau ganti rugi. Kami juga tidak ingin dua kali kerja. Kalau akan digunakan untuk pelebaran jalan kan kami harus berpikir relokasi ke mana lagi. Bisa habis anggaran ke sana,” papar Eldin, Senin (24/10/2016).

Lebih lanjut, dia memerinci jika pedagang bisa menyetujui rencana tersebut pada tahun ini pada 2017 pemkot bisa merealisasikan anggaran pembangunan relokasi pasar. Adapun, untuk lahan di MMTC seluas 6.000 m2, yang diperlukan hanya pembangunan akses.

“Pedagang tidak perlu khawatir masyarakat akan pindah belanjanya. Masyarakat akan tetap cari pedagang kok. Relokasi juga perlu secepatnya agar menekan konflik dengan masyarakat pengguna jalan,” tambah Eldin.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Medan Zulkarnain menyebutkan telah mengajukan usulan pembangunan fly over ke pemerintah pusat. Pembangunan akan dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

relokasi
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top