Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

MENTERI TENAGA KERJA: Pemerintah Siap Jaga Sektor Usaha

Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri menyatakan bahwa pemerintah siap menjaga sektor dunia usaha pada kondisi perekonomian dunia yang sedang tidak baik seperti yang terjadi sekarang ini.
Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri. /Antara
Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri. /Antara

Bisnis.com, PEKALONGAN -  Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri menyatakan bahwa pemerintah siap menjaga sektor dunia usaha pada kondisi perekonomian dunia yang sedang tidak baik seperti yang terjadi sekarang ini.

"Oleh karena itu, kami mendukung adanya deregulasi yang baik agar dalam mengembangkan dunia usaha tidak susah," katanya di Pekalongan, Sabtu (17/09/2016) sore.

Ia mengatakan pemerintah daerah perlu mendorong dunia usaha agar tetap menjaga situasi yang harmonis atau hubungan industrial yang berkeadilan.

"Kami akan minta teman-teman pekerja agar terus membangun dialog sosial. Kunci kesejahateraan pekerja adalah pada dialog sosial bukan kuatnya demo," katanya.

Ia menilai dialog sosial yang dilakukan oleh pekerja akan lebih efektif jika dibanding dengan melakukan demo atau unjuk rasa, yaitu "out put"-nya kekecewaan.

"Jika demo yang tidak realistis yaitu tuntutan gaji yang tinggi maka akhirnya gerakan mereka akan kehilangan harapan. Oleh karena, kami minta pada para buruh untuk saling menjaga," katanya.

Ia menyebutkan pada 2007 jumlah buruh yang tergabung serikat pekerja 3,4 juta orang dan setelah diklarifikasi pada 2014/2015 menurun menjadi 2,7 juta orang.

"Ini menunjukkan jumlah anggota serikat buruh turun drastis. Oleh karena, kami minta serikat buruh diperkuat dan anggotanya diperbanyak maka keberadaan mereka akan lebih penting untuk membangun dialog sosial yang produktif," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Martin Sihombing
Sumber : ANTARA
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper