Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

IFC Tunjuk Azam Khan Jadi Country Manager Indonesia & Malaysia

International Finance Corporation (IFC), anggota dari Kelompok Bank Dunia, baru-baru ini menunjuk Azam Khan sebagai Country Manager untuk Indonesia dan Malaysia
Aprillian Hermawan
Aprillian Hermawan - Bisnis.com 06 September 2016  |  18:49 WIB
IFC Tunjuk Azam Khan Jadi Country Manager Indonesia & Malaysia
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—International Finance Corporation (IFC), anggota dari Kelompok Bank Dunia, baru-baru ini menunjuk Azam Khan sebagai Country Manager untuk Indonesia dan Malaysia. Berbasis di Jakarta, Azam menggantikan Sarvesh Suri yang telah mengakhiri masa jabatannya bulan Juni yang lalu.

Siaran pers IFC yang diterima Bisnis Selasa (6/9) menyebutkan Azam memiliki lebih dari 10 tahun pengalaman di Asia. Sebelum penunjukkannya, Azam adalah Chief Investment Officer untuk Global Infrastructure and Natural Resources Department di Asia Timur dan Pasifik.

Sebelumnya Azam memimpin Private Investment Equity di Asia Pasifik tempat dia bertugas membangun portofolio kuat dan memimpin berbagai transaksi besar IFC. Selama masa kerjanya di kawasan Asia, Azam membangun jaringan dan memelihara hubungan kuat dengan berbagai perusahaan ekuitas swasta ternama.

“Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk dapat kembali ke Indonesia dan memimpin operasi kami di Malaysia. Masyarakat di kedua negara ini adalah serumpun dan memiliki potensi luar biasa,” katanya.

Azam meyakini melalui sinergi yang dihasilkan, IFC dapat membantu mendorong pertumbuhan di kawasan ini. Dia berharap untuk dapat bekerja sama dengan para mitra di kedua negara untuk mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kemakmuran bersama.

IFC telah berada di Indonesia sejak 1968 dan telah berhasil memobilisasi pendanaan hingga US$6,6 miliar bagi sektor swasta di negara berperekonomian terbesar di Asia Tenggara ini. IFC memiliki sasaran untuk meningkatkan portofolio di Indonesia hingga US$1 miliar per tahun. Di Malaysia, IFC akan meningkatkan kegiatan dan memanfaatkan berkembangnya perekonomian negara tersebut.

“Ke depan kami akan terus fokus dalam meningkatkan portofolio di sektor infrastruktur, energi terbarukan, manufaktur dan keuangan,” ungkap Vivek Pathak, IFC Director for East Asia and Pacific.

Melalui berbagai pengalaman dan keahliannya, Vivek optimistis Azam dapat semakin meningkatkan keberadaan dan kontribusi IFC di kedua negara.

Sebelum bergabung dengan IFC, Azam menempuh karir di bidang teknik dan keungan di Pakistan dan Timur Tengah. Azam memiliki gelar Master of Engineering dan MBA dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ifc
Editor : Aprillian Hermawan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top