Jayapura Siap Operasikan Kapal Pengamat Perambuan Baru Mulai Pekan Depan

Kementerian Perhubungan menyebutkan kapal pengamat perambuan yang telah selesai dibangun oleh PT Citra Shipyard Batam bakal beroperasi di Distrik Navigasi Kelas II Jayapura mulai pekan depan.
Ringkang Gumiwang | 20 Agustus 2016 11:20 WIB
Ilustrsi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA— Kementerian Perhubungan menyebutkan kapal pengamat perambuan yang telah selesai dibangun oleh PT Citra Shipyard Batam bakal beroperasi di Distrik Navigasi Kelas II Jayapura mulai pekan depan.

Kasubdit Armada dan Pangkalan Dit. Kenavigasian Kemenhub Barnabas Simatupang mengatakan KN Bepondi yang dibangun oleh perusahaan galangan kapal PT Citra Shipyard pada akhir 2015, kini telah rampung.

“Dalam perjalanannya ke Jayapura, KN Bepondi akan melalui rute dari Batam, Kota Baru, Bitung, Sorong, dan Jayapura dengan perkiraan lama perjalanan sekitar 7 hari,” katanya dalam siaran pers, Sabtu (20/08).

Barnabas menambahkan bahwa kapal pengamat perambuan yang menghabiskan anggaran sebesar Rp68 miliar tersebut berhasil diselesaikan lebih cepat 120 hari kalender dari rencana semula.

Kepala Distrik Navigasi Kelas I Jayapura Renen Manganguwi menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian para pimpinan di Kemenhub yang telah memberikan fasilitas kenavigasian, berupa kapal pengamat perambuan kelas III.

"Kami yang berada di ujung timur nusantara ini merasa bangga mendapat perhatian yang begitu besar dari Bapak Menteri Perhubungan, Bapak Dirjen Perhubungan Laut, dan Bapak Direktur Kenavigasian," ujarnya.

Renen mengungkapkan bahwa dengan adanya kapal kenavigasian kelas III tersebut menambah semangat bagi seluruh jajaran Distrik Navigasi Jayapura dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Citra Shipyard Batam Hendry Ovarizal berharap penyelesaian KN Bepondi yang lebih cepat itu dapat menumbuhkan kepercayaan pemerintah kepada anak-anak bangsa dalam pembuatan kapal-kapal negara.

Sekadar informasi, spesifikasi KN Bepondi meliputi bobot 149 GT, panjang 32,4 meter, lebar 6,2 meter, tinggi 3,2 meter, dan tenaga mesin penggerak 2x1450 HP dengan kecepatan 20 knot. Kapal tersebut juga dilengkapi fasilitas lainnya, sesuai standar IMO dan SOLAS.

Tag : kapal, kemenhub, galangan kapal
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top