Kebakaran di Terminal Lama Bandara Makassar Masih Misterius

Operator Bandara Sultan Hasanuddin Makassar memastikan kebakaran yang terjadi pada bangunan terminal penumpang bandara lama bukan disebabkan oleh arus pendek listrik seperti yang diduga oleh berbagai kalangan.
Amri Nur Rahmat | 16 Agustus 2016 14:33 WIB
Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, MAKASSAR - Operator Bandara Sultan Hasanuddin Makassar memastikan kebakaran yang terjadi pada bangunan terminal penumpang bandara lama bukan disebabkan oleh arus pendek listrik seperti yang diduga oleh berbagai kalangan.

GM Angkasa Pura I Cabang Bandara Sultan Hasanuddin, Cecep Sonjaya, mengemukakan sambungan listrik ke terminal penumpang tersebut telah dicabut sejak 2008 seiring dengan relokasi seluruh aktivitas pelayanan penumpang pesawat ke terminal baru yang digunakan hingga saat ini.

"Sejak 2008 memang sudah tidak digunakan lagi sehingga sejak itu sambungan listrik sudah dicabut dan lebih difungsikan sebagai gudang penyimpanan," katanya saat memantau lokasi kebakaran, Selasa (16/8/2016).

Sebelumnya pada Senin (15/8/2016) dinihari kemarin, terminal lama yang memiliki luas 10.815 m2 tersebut luluh lantak lantaran mengalami kebakaran.

Sekadar diketahui, bangunan yang berada dalam kawasan Bandara Sultan Hasanuddin itu merupakan fasilitas terminal utama yang dibangun sejak 1977 dan digunakan untuk melayani pergerakan penumpang pesawat udara di bandara tersebut sebelum dilakukan pengembangan dan perluasan.

Menurut Cecep, penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran telah ditangani oleh Polda Sulselbar, di mana pihak AP I juga akan memberikan informasi yang dibutuhkan pada proses tersebut.

"Sedangkan untuk kerugian belum kami pastikan, kami sedang hitung apalagi ini sudah tidak digunakan sejak 2008 lalu," katanya.

Pada kesempatan sama, Kapolda Sulsel Irjen (Pol) Anton Charliyan meninjau langsung lokasi kebakaran untuk mengetahui secara jelas kondisi fisik maupun indikasi pemicu insiden tersebut. Informasi yang beredar, kebakaran tersebut terindikasi kesengajaan dengan motif tertentu.

"Banyak informasi yang simpang siur di masyarakat, makanya kami bekerja cepat agar penyebab kebakaran tidak simpang siur. Tim Labfor juga sedang mandalami, secepatnya kita harap segera terungkap penyebabnya, terbakar atau memang sengaja dibakar," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bandara sultan hasanuddin

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top