Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PETANI SAWIT: IPOP Dukung Praktik Bisnis Berkelanjutan

Indonesia Palm Oil Pledge (IPOP) berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan petani sawit untuk praktik bisnis berkelanjutan sekaligus meningkatkan produktivitas petani
Anugerah Perkasa
Anugerah Perkasa - Bisnis.com 27 April 2016  |  07:32 WIB
PETANI SAWIT: IPOP Dukung Praktik Bisnis Berkelanjutan
Sawit
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA- Indonesia Palm Oil Pledge (IPOP) berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan petani sawit untuk praktik bisnis berkelanjutan sekaligus meningkatkan produktivitas petani.

Nurdiana Darus, DIrektur Eksekutif IPOP, mengatakan IPOP bekerja sama dengan pelbagai mitra untuk program pemberdayaan petani. Salah satu tujuannya, adalah untuk menyelesaikan persoalan di lapangan macam identifikasi petani independen serta insentif apa yang dibutuhkan para petani tersebut.

"Identifikasi ini memungkinkan kami untuk memberikan solusi yang tepat untuk dimasukkan ke dalam program pemberdayaan petani, sehingga mereka bisa mengimplementasikan praktik berkelanjutan secara nyata," kata Nurdiana dalam keterangannya yang dikutip Bisnis.com, Rabu (27/4/2016).

Dia menuturkan inisiatif ini juga bertujuan untuk mendukung pemerintah lokal dan nasional dalam penerapan program keduanya untuk petani independen. Kerja sama IPOP sendiri dengan pelbagai pihak dilakukan di antarnya adalah Kalimantan Tengah, Riau dan Sumatra Selatan.

Hingga saat ini, kata Nurdiana, semua penandatangan ikrar IPOP – Asian Agri, GAR, Wilmar, Cargill, Musim Mas dan Astra Argo Lestari – sangat aktif dalam mengimplementasikan program pemberdayaan petani, baik plasma maupun swadaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sawit
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top