Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Atasi Konflik, Pemerintah Diminta Terapkan Perhutanan Sosial

Pemerintah diminta memberikan solusi perhutanan sosial untuk mengatasi konflik agraria antara warga lokal dengan PT Musi Hutan Persada di Kabutapen Musi Rawas, Sumatra Selatan
Anugerah Perkasa
Anugerah Perkasa - Bisnis.com 24 April 2016  |  08:13 WIB
Atasi Konflik, Pemerintah Diminta Terapkan Perhutanan Sosial
Ilustrasi - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah diminta memberikan solusi perhutanan sosial untuk mengatasi konflik agraria antara warga lokal dengan PT Musi Hutan Persada di Kabutapen Musi Rawas, Sumatra Selatan.

Hadi Jatmiko, Direktur Walhi Sumatra Selatan, mengatakan saat ini sedikitnya 900 warga Dusun Cawang Gumilir, Musi Rawas, terpaksa mengungsi karena dugaan penggusuran yang dilakukan perusahaan sejak Maret lalu. Dia menuturkan pemerintah harus mendorong penyelesaian kasus tersebut.

"Meminta Gubernur dan Bupati untuk menyelesaikan persoalan dengan menggunakan pendekatan persuasif melalui skema perhutanan sosial," kata Hadi dalam keterangannya, Minggu (24/4/2016).

Walhi Sumatra Selatan berpendapat bahwa kasus itu merupakan gagalnya sektor bisnis untuk memajukan dan menghormati hak asasi manusia. Hadi juga menegaskan perusahaan yang dimiliki oleh Marubeni itu, harus bertanggung jawab.

Dalam pernyataan resminya soal kebijakan lingkungan, Presiden Direktur PT MHP Shigeru Shimoda pada 2007 lalu mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mengadopsi Sustainable Plantation Forest Management dan Environmental Management System (EMS-ISO 14001) dalam bisnisnya. Dia menuturkan pihaknya melakukan peninjauan yang berkesinambungan untuk prosedur dalam rangka perbaikan kinerja.

Sedangkan kebijakan terbaru yang efektif pada April 2014, Shimoda mengungkapkan pihaknya berupaya seoptimal mungkin untuk menjaga kelestarian lingkungan dalam menjalankan usahannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

agraria
Editor : Andhina Wulandari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top