Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pabrik Printer Epson di Cikarang Resmi Beroperasi

Pabrik baru ini menelan investasi sekitar US$30 juta, menempati lahan seluas lebih dari 255 ribu meter persegi, menyerap tenaga kerja sedikitnya 14 ribu orang dan ke depannya akan terus bertambah.
Menteri Perindustrian Saleh Husin meninjau para karyawan pabrik yang dijelaskan oleh pihak Epson bersama Dirjen ILMATE Kemenperin I Gusti Putu Suryawirawan, dan Anggota DPR RI Daniel Lumban Tobing pada acara Peresmian Pabrik Baru ke - 4 PT Indonesia Epson Industri di Cikarang, Bekasi 22 April 2016. /Kemenperin
Menteri Perindustrian Saleh Husin meninjau para karyawan pabrik yang dijelaskan oleh pihak Epson bersama Dirjen ILMATE Kemenperin I Gusti Putu Suryawirawan, dan Anggota DPR RI Daniel Lumban Tobing pada acara Peresmian Pabrik Baru ke - 4 PT Indonesia Epson Industri di Cikarang, Bekasi 22 April 2016. /Kemenperin

Bisnis.com, JAKARTA - PT Indonesia Epson Industry mengoperasikan pabrik printernya di Kawasan Industri EJIP Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Pabrik baru ini menelan investasi sekitar US$30 juta, menempati lahan seluas lebih dari 255 ribu meter persegi, menyerap tenaga kerja sedikitnya 14 ribu orang dan ke depannya akan terus bertambah.

Menteri Perindustrian Saleh Husin mengapresiasi terobosan terbaru Epson ini karena terus meningkatkan kandungan lokal.

"Ke depannya, industri elektronika di dalam negeri diharapkan berkembang menjadi bagian dari supply chain produk elektronika dunia. Kami optimis Indonesia semakin banyak mengapalkan printer ke pasar dunia dan menjadi basis produksi global," kata Saleh Husin saat meresmikan pabrik printer Indonesia Epson Industry, Jumat (22/4/2016).

Dia mengemukakan ekspansi industri elektronika, menjadi salah satu andalan mendongkrak kinerja ekspor. Tercatat, kontribusi ekspor Indonesia ke ASEAN saat ini mencapai 23% dan ke luar ASEAN sebesar 77%.

"Pertumbuhan ini ditargetkan mengalami kenaikan sebesar 1 %  pertahun sehingga pada 2030 kontribusi ekspor Indonesia ke ASEAN diharapkan dapat mencapai sebesar 40%," ujarnya.

Kandungan lokal produk yang dihasilkan Epson mencapai 70% sehingga memberikan ruang bagi tumbuhnya industri penunjang dalam negeri di mana saat ini telah melibatkan sekitar 129 perusahaan.  “Kami sepenuhnya mendukung langkah Epson untuk terus mencapai cita-cita sebagai manufaktur printer nomor 1 di dunia,” tegasnya.

Di Indonesia, Epson beroperasi mulai 1995 dan sesudah berinvestasi terakhir pada 2012 serta tahun ini mengoperasikan pabrik teranyar, Epson telah membelanjakan total investasi US$94,6 Juta atau sekitar Rp 1,25 triliun dengan asumsi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sebesar Rp 13.200.

Presiden Direktur Indonesia Epson Industry, Eiichi Abe, mengatakan Indonesia merupakan mitra bisnis yang strategis. "Ke depan, semakin dibutuhkan hubungan yang kuat dengan pelaku supporting industries dan masyarakat," katanya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Yusran Yunus
Editor : Fatkhul Maskur

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper