47 TOL JADI PROYEK STRATEGIS: Jasa Marga Sambut Positif

Jasa Marga Sambut Baik 47 Proyek Tol Jadi Proyek Strategis Nasional Bisnis.com, JAKARTAPT Jasa Marga (Persero)Tbk menyambut baik terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2016 yang menetapkan 47 proyek tol sebagai Proyek Strategis Nasional, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepata Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional
Deandra Syarizka | 28 Januari 2016 07:13 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—PT Jasa Marga (Persero)Tbk menyambut baik terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2016 yang  menetapkan 47 proyek tol sebagai Proyek Strategis Nasional, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Corporate Secretary PT Jasa Marga (Persero) Tbk Muhammad Sofyan  menyambut baik inpres tersebut. Menurutnya, penerbitann inpres tersebut sejala dengan upaya Jasa Marga dalam mengupayakan pembangunan jalan tol.

“Kami berharap inpres ini dapat meningkatkan koordinasi antar lembaga dan institusi khususnya dalam percepatan pembebasan lahan, yang masih merupakan kendala terbesar dalam percepatan pembangunan jalan tol,” ujanya, Rabu (27/01

Salah satu proyek tol JSMR yang ditetapkan sebagai PSN dan masih mengalami kendala dalam hal pembebasan lahan adalah ruas tol Kunciran-Serpong sepanjang 11,2 km di Provinsi Banten.  Pembangunan ruas tol ini tertunda delapan tahun karena lambatnya pengadaan lahan

Untuk mempercepat proses pengerjaan, Jasa Marga bersama PT Marga Trans Nusantara (MTN) selaku pemegang konsesi pembangunan Tol Kunciran—Serpong akan memulai konstruksi sejalan dengan pembebasan lahan. Proses konstruksi ditargetkan dapat dimulai pada triwulan IV 2016

Presiden Joko Widodo melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2016 menetapkan 47 proyek tol sebagai Proyek Strategis Nasional, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Dalam inpres yang ditandatangani pada Jumat (08/01),  Presiden Jokowi menginstruksikan kepada para menteri kabinet kerja, jaksa agung, kapolri, dan seluruh pejabat terkait untuk mengambil langkah-langkah yang dilakukan untuk melakukan percepatan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Adapun ke-47 proyek tol yang dimaksud, tersebar letaknya di berbagai daerah, mulai dari Trans Jawa, hingga Trans Sumatera. Selain itu, enam ruas tol dalam kota DKI Jakarta dan beberapa proyek yang masih dalam tahap lelang seperti Manado—Bitung, Pandaan—Malang, Balikpapan--  Samarinda hingga Serang—Panimbang yang belum memasuki masa pelelangan juga ditetapkan sebagai PSN.

Dalam daftar proyek strategis nasional tersebut, beberapa ruas tol yang konsesinya turut dimiliki Jasa Marga antara lain Semarang-Solo (73 km), Solo-Ngawi (90 km), Ngawi—Kertosono (87 km), Mojokerto—Surabaya (36km),  Gempol-Pandaan (14 km), Gempol—Pasuruan (34,15 km), Kunciran—Serpong (11,09 km), dan Serpong-Cinere (10,14 km).

Tag : infrastruktur
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top