Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penerbangan Perintis: Bulan Depan Susi Air Terbangi Riau-Kepri

Maskapai Susi Air akan menerbangi rute perintis di Riau dan Kepulauan Riau, bulan depan.
Gemal Abdel Nasser P
Gemal Abdel Nasser P - Bisnis.com 21 Januari 2016  |  12:04 WIB
Susi Air - susiair.com
Susi Air - susiair.com

Bisnis.com, PEKANBARU -- Maskapai Susi Air akan menerbangi rute perintis di Riau dan Kepulauan Riau, bulan depan.

Kepala Bidang Perhubungan Udara Dinas Perhubungan Provinsi Riau Eddy Sukiatnadi mengatakan maskapai milik Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti itu akan menerbangkan pesawat Jenis Twin Otter berkapasitas 30 penumpang.

"Ada empat rute penerbangan perintis yang akan diterbangi Susi Air, yaitu Pekanbaru (Bandara Sultan Syarif Kasim II)-Dabo Singkep, Pekanbaru-Tembilahan, Pekanbaru-Tanjung Balai Karimun dan Pasir Pengaraian-Batam (Bandara Hang Nadim)," katanya, Rabu (20/1/2016).

Namun, pemerintah masih belum mendapatkan konfirmasi dari pihak maskapai mengenai harga tiket. Maskapai juga belum menentukan secara pasti jadwal penerbangan perdana.

Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan izin empat rute penerbangan perintis tersebut.

Sebelumnya, pemerintah meminta pihak maskapai swasta untuk menerbangi rute tersebut.

Penambahan rute tersebut merupakan hasil evaluasi Pemerintah Daerah Riau dan Kementerian Perhubungan.

Eddy mengatakan terjadi penambahan frekuensi terbang tahun ini seperti rute Pekanbaru-Tanjung Balai Karimun dari dua kali menjadi tiga dalam sepekan, lalu rute Pekanbaru-Tembilahan dari satu kali menjadi dua kali dalam satu pekan.

Selama ini, penerbangan perintis itu hanya menggunakan pesawat jenis Cessna Grand Caravan C208B berkapasitas 16 penumpang yang terbang sekali seminggu.

Tarif penerbangan ini disubsidi oleh pemerintah sehingga relatif terjangkau menjadi sebesar Rp283.000.

"Kebutuhan penumpang cukup tinggi. Ini menjadi alternatif kalangan pengusaha. Karena jarak antara Pekanbaru dengan seluruh daerah di bandara perintis itu cukup jauh, membutuhkan waktu yang cukup lama," ujar Eddy.

Pihak maskapai mengomentari, tidak semudah itu membuka sebuah rute baru. Setiap maskapai memperhitungkan potensi penumpang dan jumlah komoditi.

Ketua Airport Operator Commite Pekanbaru Wahyu Wijanarko mengatakan maskapai selama ini terus melakukan survei untuk melihat sejauh apa potensi penerbangan rute bandara perintis itu.

"Bukan berarti pesimis. Hanya saja, perlu disurvei," katanya.

General Maneger PT Angkasa Pura II Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Jaya Tahoma Sirait menanggapi bahwa maskapai terus membuka rute yang baru atau bersaing dengan rute-rute yang ramai diterbangi.

Tahun lalu, tercatat ada sejumlah rute baru yang dibuka maskapai penerbangan di Bandara SSK II, dari penerbangan internasional hingga penerbangan perintis.

"Hal ini tentunya menguntungkan penumpang. Sehingga, setiap maskapai bersaing untuk meningkatkan pelayanan," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penerbangan perintis susi air
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top