Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IKAPPI: 2015 Tahun Rekor Jumlah Kebakaran Pasar Tradisional

Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang pasar Indonesia menyatakan tahun 2015 merupakan tahun rekor dalam hal jumlah kebakaran pasar tradisional.
Setyardi Widodo
Setyardi Widodo - Bisnis.com 01 Januari 2016  |  09:22 WIB
IKAPPI: 2015 Tahun Rekor Jumlah Kebakaran Pasar Tradisional
Foto ilustrasi kebakaran. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang pasar Indonesia menyatakan tahun 2015 merupakan tahun rekor dalam hal jumlah kebakaran pasar tradisional.

Ketua Umum IKappi, Abdullah Mansuri, menyatakan tahun 2015 awalnya menjadi gerbang harapan bagi pedagang pasar atas ke berpihakan pemerintah dalam melindungi pasar tradisional.

"Masuknya pasar tradisional dalam poin Nawacita pemerintahan Jokowi - JK jelas memberikan angin segar. Namun apa yang terjadi sungguh memilukan," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com, Jumat (1/1/2015).

Selain menggarisbawahi mengenai turunnya daya beli masyarakat, Ikappi juga menyoroti jumlah kebakaran pasar tradisional.

Sepanjang tahun 2015, DPP Ikappi mencatat telah terjadi 283 kasus kebakaran pasar di seluruh Indonesia. Angka ini jauh lebih besar dari tahun tahun sebelumnya.

"Ini adalah rekor kebakaran pasar sepanjang Republik ini berdiri. Tergambar jelas dari angka tersebut adalah minimnya perlindungan dan daya antisipasi, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah," tegasnya.

Ikappi manilai manajemen pengelolaan pasar yang masih jauh dari kata layak adalah penyebab utama banyaknya kebakaran itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pasar kebakaran
Editor : Setyardi Widodo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top