Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Presiden Minta Kementerian dan BUMN Kerja Sama Dengan Syarikat Islam

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta badan usaha milik negara (BUMN) dan seluruh kementerian bekerja sama dengan Syarikat Islam yang ingin mengembangkan ekonomi rakyat melalui koperasi.
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 22 Desember 2015  |  15:02 WIB
Presiden Minta Kementerian dan BUMN Kerja Sama Dengan Syarikat Islam
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta badan usaha milik negara (BUMN) dan seluruh kementerian bekerja sama dengan Syarikat Islam yang ingin mengembangkan ekonomi rakyat melalui koperasi.

Hamdan Zoelva, Ketua PP Syarikat Islam, mengatakan Syarikat Islam akan memanfaatkan koperasi agar masyarakat memperoleh akses pendanaan untuk mengembangkan usahanya. Dengan begitu, perekonomian masyarakat akan terbangun secara mandiri.

“Kami akan buat SOP yang sangat ketat agar pinjaman itu betul-betul untuk mengembangkan usaha, dan nanti pertanggungjawabannya jelas,” kata Hamdan di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (22/12/2015).

Hamdan menuturkan akses pendanaan saat ini baru dinikmati oleh kelompok masyarakat tertentu, karena timpangnya suku bunga pinjaman.

Suku bunga untuk Kredit Usaha Rakyat pada tahun lalu mencapai 23%, sedangkan pengusaha besar dapat menikmati pinjaman dengan suku bunga sekitar 11%.

Menurutnya, hal itu membuat ketimpangan ekonomi di dalam negeri menjadi sangat besar, dan masuk ke dalam tahap yang sangat rawan dan membahayakan kerukunan sosial.

Ketimpangan ekonomi itu juga, lanjut Hamdan, terjadi karena adanya kartel dalam berbagai sektor perekonomian.

Keberadaan kartel tersebut kemudian tidak memberikan kesempatan kepada pihak lain untuk berkembang, karena dapat mengancam bisnis kelompoknya.

“Saya setuju dengan upaya Presiden memangkas seluruh bunga pinjaman untuk masyarakat kecil dan memotong kartel yang ada,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Hamdan juga menyampaikan bahaya kartel bagi perekonomian nasional dapat terlihat dari industri daging sapi dalam negeri yang hanya dikuasai oleh sekitar 41 perusahaan.

Dengan begitu, perusahaan-perusahaan tersebut dapat leluasa dalam memainkan harga di pasar.

Syarikat Islam sendiri merupakan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Keagamaan yang fokus memberdayakan ekonomi masyarakat.

Syarikat Islam menjadi pelengkap ormas keagamaan lainnya, seperti Muhammadiyah yang fokus kepada dunia pendidikan, dan Nahdlatul Ulama dengan pesantren dan pendidikan agama-nya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jokowi bumn hamdan zoelva Syarikat Islam
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top