Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KTT PERUBAHAN IKLIM: Di Paris Asian Agri Terus Mendorong Kemitraan Petani Swadaya

Skema kemitraan antara perusahaan dengan petani swadaya yang dikembangkan oleh Asian Agri, salah satu korporasi perkebunan sawit terbesar di Tanah Air, berhasil memberi dampak langsung kepada petani dan lingkungan.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 02 Desember 2015  |  13:36 WIB
KTT PERUBAHAN IKLIM: Di Paris Asian Agri Terus Mendorong Kemitraan Petani Swadaya
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Skema kemitraan antara perusahaan dengan petani swadaya yang dikembangkan oleh Asian Agri, salah satu korporasi perkebunan sawit terbesar di Tanah Air, berhasil memberi dampak langsung kepada petani dan lingkungan.

Managing Director Asian Agri Kelvin Tio dalam keterangan resminya, Rabu (2/12/2015) menuturkan khusus program kemitraan antara Asian Agri dengan petani swadaya baru dikembangkan pada 2012.

Program itu dikembangkan dengan memperhatikan keberhasilan pola kemitraan petani inti-plasma yang telah berjalan selama 28 tahun, serta member dampak langsun terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan lingkungan   hidup dalam membantu mengurangi pemanasan global.

Skema itu disampaikan dalam materi paparannya di KTT Perubahan Iklim di Paris, Prancis.

Salah satu pola kemitraan petani swadaya yang dinilai berhasil yakni di Negeri Lama. Semenjak melakukan pendampingan kepada petani swadaya secara langsung, produktivitas kebun sawit milik petani meningkat.

Selain itu, pendapatan rata-rata yang diterima petani lebih besar dari sekitar Rp400.000 menjadi Rp1 juta per ha.

Hal yang sama terjadi di Ukui, Riau. Berdasarkan pengalaman, produktivitas kebun petani naik dari 18 metrik ton menjadi 21 metrik ton. Pendapatan yang diterima rata-rata juga naik dari Rp1,2 juta/ha/bulan menjadi Rp2,2 juta/ha/bulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

agribisnis asian agri sukanto tanoto
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top