Waskita Mulai Persiapan Fisik Bangun LRT Palembang

PT Waskita Mulai Persiapan Fisik Bangun kereta api ringan atau LRT di Palembang Sumatera Selatan
Emanuel B. Caesario | 02 Desember 2015 11:38 WIB
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—PT Waskita Karya telah memulai persiapan fisik pembangunan kereta api ringan atau light rail transit (LRT) di Palembang, Sumatra Selatan, berupa pengecekan spesifikasi tiang pancang dan kedalaman pemancangan yang ideal.

Direktur Utama PT Waskita Karya Muhammad Choliq mengatakan, dengan persiapan yang saat ini sudah dimulai, konstruksi fisik proyek tersebut sudah dapat dimulai Januari mendatang.

“Kendalanya hanya teknis. Persiapan sudah, tapi fisik belum. Awal bulan depan kita sudah bisa mulai fisiknya,” katanya kepada Bisnis di gedung DPR RI, Selasa (1/12).

Saat ini, Waskita tengah menyusun spesifikasi teknik dan anggaran biaya konstruksi untuk proyek tersebut. Sementara itu, studi kelayakan, penentuan trase, pembebasan lahan, analisis mengenai dampak lingkungan (amdal), dan detail desain sudah diselesaikan.

Skema anggaran biaya menurutnya masih dirundingkan dengan Kementerian Perhubungan.  Choliq pernah mengungkapkan estimasi biaya proyek tersebut adalah sekitar Rp7 triliun.

PT Waskita Karya akan bertindak sebagai kontraktor pelaksana atas proyek tersebut. Menurutnya, penandatanganan kontrak sudah dapat dilakukan pada bulan ini, atau selambat-lambatnya akhir Januari 2016.

Menurutnya, pendaan proyek di 2016 akan dibiayai PT Waskita Karya. Selanjutnya, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan akan mengalokasikan anggaran pembiayaan proyek tersebut pada APBN 2017 dan 2018.

“Kemampuan anggaran kita untuk tahun depan masih cukup,” katanya.

PT Waskita Karya mendapat penugasan langsung untuk pembangunan proyek tersebut sesuai ketatapan pemerintah melalui Perpres No. 116/2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/LRT di Provinsi Sumatra Selatan.

Seturut aturan tersebut, proyek tersebut sudah harus selesai pada Juni 2018 untuk mendukung perhelatan Asian Games di Palembang.

Proyek LRT Palembang memiliki panjang 24,5 km dengan dua koridor, yakni Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II – Masjid Agung Palembang sepanjang 14,5 km dan – Masjid Agung Palembang – Jakabaring Sport City sepanjang 10 km.

Tag : LRT
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top