Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jalur Kereta Cepat Dibangun Melayang

Proyek KA Cepat bisa mengurangi kecelakaan kereta relasi Jakarta-Bandung yang kini terdapat 16 perjalanan dengan KA Argo Parahyangan. Kereta Api cepat atau High Speed Railways (HSR) ini akan dibangun secara layang atau elevated.
Atiqa Hanum
Atiqa Hanum - Bisnis.com 16 Oktober 2015  |  18:48 WIB
Kereta cepat China - Reuters
Kereta cepat China - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Proyek KA Cepat bisa mengurangi kecelakaan kereta relasi Jakarta-Bandung yang kini terdapat 16 perjalanan dengan KA Argo Parahyangan. Kereta Api cepat atau High Speed Railways (HSR) ini akan dibangun secara layang atau elevated.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro memastikan kereta cepat bisa melesat tanpa hambatan dan bebas kecelakaan, beda dengan lokomotif kereta biasa yang bisa menabrak orang pada perlintasan.

"Jalur KA reguler itu sangat banyak melewati perlintasan sebidang sehingga kadang banyak kecelakaan yang terjadi. Dengan adanya KA di atas jalan jadi tidak akan terjadi kecelakaan karena perlintasan sebidang itu,” katanya di Jakarta, Jumat (16/10/2015).

Sebagai operator KA Cepat nantinya, dia mengaku siap berkontribusi didalam penyediaan sumber daya manusia (SDM) di proyek itu. China Railway Internasional akan mengadakan pelatihan bagi karyawan KAI sendiri.

"Untuk kepentingan angkutan massal, kami siap dari 27.000 karyawan KAI," ujarnya.

HSR Jakarta-Bandung, Edi menjelaskan akan melesat dengan kecepatan diatas 200 km per jam. Akan ada 4 pemberhentian antara lain Halim Perdana Kusuma, Karawang, Walini, Gedebage.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kereta Cepat
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top