Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Asita Bali: Turis Eropa Tetap Jadi Andalan

Association of The Indonesian Tours & Travel Agencies (Asita) Bali menyatakan bahwa kedatangan wisatawan Eropa ke Bali harus dipertahankan dan ditingkatkan lagi karena pasar Eropa sangat potensial bagi pariwisata Bali.
Natalia Indah Kartikaningrum
Natalia Indah Kartikaningrum - Bisnis.com 24 Juni 2015  |  18:52 WIB
Asita Bali: Turis Eropa Tetap Jadi Andalan
Seorang turis tengah melihat pemandangan pantai dari ketinggian - www.berau.at

Bisnis.com, DENPASAR--Association of The Indonesian Tours & Travel Agencies (Asita) Bali menyatakan bahwa kedatangan wisatawan Eropa ke Bali harus dipertahankan dan ditingkatkan lagi karena pasar Eropa sangat potensial bagi pariwisata Bali.

I Ketut Ardana, Ketua Asita Bali mengatakan, selain masa tinggalnya yang cukup lama, turis Eropa tidak hanya membelanjakan uangnya di Bali saja namun juga di daerah lainnya di Indonesia.

“Market Eropa memang penting dipertahankan salah satu caranya dengan melihat kondisi transportasi udara sebagai transportasi utama yang membawa turis tersebut ke Bali atau Indonesia sudah memenuhi atau belum,” tuturnya saat ditemui di kantor Asita di Denpasar, Rabu (24/6/2015).

Menurutnya, pesawat yang membawa turis Eropa ke Bali atau Indonesia jarang memiliki jalur penerbangan langsung, hampir semuanya penerbangan connecting dengan negara-negara transit yang merupakan destinasi pariwisata juga yang gencar melakukan promosi.

“Negara-negara tersebut memang menjadi sebuah jembatan bagi turis ke Indonesia maupun Bali, namun alangkah bagusnya jika kita mempunyai penerbangan langsung ke Bali atau Indonesia,” jelasnya.

Dia menambahkan, negara-negara yang potensial membawa wisatawan ke Bali dan perlu dibuka penerbangan langsungnya adalah Perancis, Spanyol, Jerman, Belanda, Belgia, dan Italia karena turis yang berasal dari negara tersebut sangat tinggi ketertarikannya ke Indonesia.

“Eropa Timur juga sudah melirik Indonesia atau Bali namun sejauh mana penerbangan nasional Indonesia melihat rute-rute potensial pariwisata tersebut,” ujarnya.

Indonesia ataupun Bali harus lebih gencar promosi baik melalui berbagai media maupun bertemu langsung agar dapat lebih mengembangkan potensi pariwisata Bali, imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asita kunjungan wisman
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top