Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RAMADAN 2015: Hypermart Targetkan Tambah Sales 20%-30%

Seperti tahun-tahun sebelumnya, momen Puasa dan Lebaran dimanfaatkan para peritel untuk mendongkrak penjualan secara maksimal.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 10 Juni 2015  |  18:25 WIB
RAMADAN 2015: Hypermart Targetkan Tambah Sales 20%-30%
Hypermart melakukan renovasi 10 gerai dengan konsep G7 (generasi 7) atau display produk yang lebih modern. - Bisnis.com/Peni Widarti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Seperti tahun-tahun sebelumnya, momen Puasa dan Lebaran dimanfaatkan para peritel untuk mendongkrak penjualan secara maksimal.

Head of Public Relation PT Matahari Putra Prima Fernando Repi menyatakan performa penjualan Hypermart pada momentum Ramadhan biasanya cukup besar.

“Target kontribusi penjualan pada Ramadhan bisa sampai 20%-30% dari total sales per tahun. 2015 ini kami masih memasang target yang sama,” kata Fernando kepada Bisnis.com.

Untuk mencapai target tersebut, pihaknya sudah menambah volume stok barang di seluruh gerai Hypermart. Kerja sama sudah dimulai sejak beberapa waktu lalu dengan para pemasok agar suplai tidak terganggu selama arus mudik maupun arus balik.

“Penambahan volume barang di masa puasa sampai Lebaran 1,5 – 2 kali lipat dari bulan biasa. Produk yang kami perbanyak adalah yang paling banyak dicari selama Ramadhan seperti kurma, pakaian, telur, minyak goreng dan lainnya,” ujarnya.

Di luar penambahan stok, mereka juga menawarkan berbagai program promosi tertentu dan diskon bekerjasama dengan bank. []

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hypermart Ramadan 2015
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top